Pemkab Berau Resmi Tandatangan MoU KUA dan PPAS 2026

PARIPURNA: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama DPRD resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama DPRD resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Berau Tahun 2025, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, dan dihadiri oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis.

Dalam sambutannya, Bupati Sri Juniarsih mengapresiasi sinergi erat antara pemerintah daerah dan legislatif yang berhasil merampungkan pembahasan KUA-PPAS 2026 tepat waktu.

Baca Juga :  Kakao Berau Siap Diekspor ke Prancis, Pemkab Fokus Tingkatkan Kualitas dan Produksi

“Ini adalah wujud keseriusan kita bersama, sekaligus bentuk kerja sama yang baik untuk kemajuan Berau,” ujarnya.

Bupati menegaskan, prioritas pembangunan tahun 2026 akan difokuskan pada tujuh bidang utama, yakni peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan pendidikan dan kesehatan, mewujudkan wilayah yang aman, damai, dan demokratis, pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial, reformasi birokrasi berorientasi pelayanan, peningkatan konektivitas dan infrastruktur publik, ketangguhan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, dan pengembangan ekonomi unggulan berbasis inovasi hijau dan teknologi bersih.

Baca Juga :  Pemkab Berau Siapkan Anggaran Fantastis untuk Pemerataan Air Bersih

Sri Juniarsih menjelaskan, alokasi anggaran 2026 secara garis besar akan digunakan untuk operasional SKPD, program pelayanan publik, penuntasan 18 program unggulan dan program 8 plus, hingga percepatan penurunan stunting dan pemberdayaan perempuan.

“Berdasarkan KUA-PPAS yang disepakati, total pendapatan daerah 2026 diproyeksikan mencapai Rp4,18 triliun, dengan belanja sebesar Rp4,76 triliun, dan pembiayaan sebesar Rp581,72 miliar,” ungkapnya, Sabtu (16/8/2025).

Ia juga menekankan pentingnya penentuan alokasi anggaran secara tepat dan bijak, mengingat keterbatasan kemampuan keuangan daerah. “Belum semua usulan dapat kami akomodir tahun ini, namun akan menjadi perhatian di tahun berikutnya,” katanya.

Baca Juga :  Gelontorkan Rp135 Miliar, PUPR Berau Bakal Percantik Drainase dan Irigasi

Menutup sambutannya, Sri Juniarsih mengajak seluruh pihak untuk bersatu membangun Berau. Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga DPRD dan seluruh elemen masyarakat.

“Mari bersama mewujudkan Berau yang maju, unggul, berkelanjutan, makmur, dan sejahtera,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *