benuakaltim.co.id, BERAU– Road Race Seri 7 Kalimantan Timur (Kaltim) Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bupati Cup 2025 yang telah terselenggara 4-5 November berlangsung sukses tanpa insiden fatal.
Ketua Panitia RoadRace Kejurprov Bupati Cup 2025, Agus Uriansyah mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan di Sirkuit Non Permanen Kakaban Aquatic pun turut meriah karena ada atlet luar Kabupaten Kota di Kota Bumi Batiwakkal.
“Ajang balap motor ini ada turut hadir pembalap dari Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur, alhamdulillah pun balapan resiko tinggi ini tidak ada kejadian fataliti,” ucapnya, Senin (6/10/2025).
“Kita bersyukur dari awal pembukaan acara hari Sabtu kemarin hingga hari Minggu sampai Bupati yang menutup acara ini berlangsung sukses,” sambungnya.
Ia menilai setelah ajang Kejurprov Bupati Cup tahun ini resmi berakhir, tugas selanjutnya adalah mengawal program pembangunan sirkuit dapat terealisasi dalam dua tahun kemudian.
“Project sirkuit permanen ini sudah ada kajian kajian, lokasi pertama ada di Samburakat itu ada 12 hektare, kedua itu ada di Pulau Aji nah kita tinggal cari 1 lagi pembanding,” bebernya.
Agus juga menegaskan, sudah membangun komunikasi bersama pemerintah daerah sejak lambat laun tahun lalu.
“Dan ini nanti kita tetap libatkan IMI Kadispora KONI nanti kan melakukan studi banding. Sehingga sirkuit Road Race yang kita bangun nanti betul-betul tidak menyalahi aturan hukum berlaku,” tuturnya.
Dirinya meyakini progres rencana pembangunan sirkuit Road Race sudah berjalan sesuai tahapan berlaku. “Master plannya juga sudah disampaikan Bupati dan endingnya di 2027. Karena 2026 itu kajian dan harapan kami mulai pembangunan sirkuit,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menambahkan, RoadRace Kejurprov tahun ini lebih banyak peminat karena berbagai atlet pembalap motor anak muda dari luar kota berkumpul adu ketangkasan di Berau.
“Ini juga komitmen kami dalam membangunkan tempat pembinaan yaitu wilayah sirkuit road race dan ini dalam proses kajian,” tegasnya.
Sri Juniarsih Mas optimis dalam waktu dekat setelah selesai pengurusan tahapan administrasi dan kajian lokasi sirkuit berjalan lancar dan maksimal. Bupati pertama dari kalangan perempuan di Tanjung Redeb tersebut yakin tahun 2027 sudah ada sirkuit permanen.
“Mudah-mudahan 2027 sirkuit permanen di Berau bisa digunakan untuk balapan berbagai kejuaraan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






