Progres Pembangunan Kantor BKPSDM Berau Capai 95 Persen, Ditarget Rampung Sebelum 2026

PEMBANGUNAN: Pembangunan Kantor BKPSDM Berau yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Pembangunan gedung baru Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau hampir rampung.

Proyek yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau tersebut kini telah mencapai progres sekitar 95 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Kantor BKPSDM dari DPUPR Berau, Erwin menjelaskan, pembangunan gedung dengan nilai kontrak sebesar Rp13,7 miliar itu ditargetkan selesai sesuai kontrak pada 31 Desember 2025.

“Untuk bangunan ini, di akhir tahun sudah bisa difungsikan, meskipun belum dilengkapi interior. Karena dari kami hanya pembangunan fisik gedung saja. Nanti kelengkapan interiornya dari BKPSDM,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Baca Juga :  Realisasi Visi Bupati, Dispora Berau Seriusi Pembangunan Sirkuit Balap

Disebutnya, pekerjaan yang tersisa saat ini berupa pemasangan pendingin ruangan (AC), instalasi, serta penyempurnaan teknis lainnya. “Secara struktur bangunan sudah hampir seluruhnya selesai,” ucapnya.

Erwin mengakui, selama proses pembangunan terdapat sejumlah kendala, terutama faktor cuaca. Curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, sempat mempengaruhi progres pekerjaan, khususnya pada tahap awal pembangunan.

Baca Juga :  Sri Juniarsih Mas Dorong Transformasi Ekonomi Berau dari Tambang ke Sektor Hijau

“Pada awal pekerjaan, karena belum ada atap, ketika hujan kontraktor terpaksa menghentikan pekerjaan. Tapi sekarang pekerjaan tetap bisa berjalan karena sudah bisa dikerjakan di dalam ruangan,” ungkapnya.

Adapun pembangunan Kantor BKPSDM ini dimulai pada awal Agustus 2025, sesuai dengan ketentuan kontrak. Erwin mengakui adanya keterlambatan pelaksanaan proyek disebabkan oleh proses pengadaan barang dan jasa yang sempat terhambat hampir di seluruh Indonesia.

“Waktu itu ada edaran dari LKPP terkait kompetensi tipe C dan tipe B, sehingga proses pengadaan hampir di seluruh Indonesia mengalami keterlambatan. Kami baru bisa memproses pengadaan sekitar April, itu pun untuk produk review perencanaan,” bebernya.

Baca Juga :  Disperkim Berau Targetkan Renovasi 112 Rumah Warga pada 2026

Selain itu, perencanaan bangunan juga harus direvisi karena desain lama dinilai sudah tidak sesuai dengan kebutuhan dan tren bangunan perkantoran saat ini. “Setelah review perencanaan kemudian dilelang di Bulan Juli 2025, kemudian pada awal Agustus baru ada pemenang,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *