Seno Aji dalam keterangan di Samarinda, Rabu, menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan hasil donasi kolektif masyarakat Kalimantan Timur yang dihimpun melalui program “Rekening Kaltim Peduli”.
“Saya mewakili Pemprov Kaltim mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga daerah ini yang telah menyisihkan rezekinya. Bantuan ini adalah wujud persaudaraan kita untuk saudara-saudara di Sumatera Barat,” ujar Seno Aji saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sumbar.
Seno berharap dukungan ini dapat meringankan beban warga terdampak dan mempercepat pembangunan infrastruktur maupun sosial di lokasi bencana.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian masyarakat Bumi Etam.
Menurutnya, dukungan Kaltim sudah terasa sejak masa tanggap darurat hingga fase pemulihan saat ini.
“Terima kasih Bapak Seno Aji dan seluruh masyarakat Kaltim. Perhatian ini sangat berarti bagi kami. Semoga hubungan baik dan semangat solidaritas antara Sumatera Barat dan Kalimantan Timur terus terjaga erat,” ungkap Vasko.
Sebelum penyerahan bantuan Rp1 miliar pada Januari 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah mengirimkan beberapa gelombang bantuan ke Sumatera Barat sejak akhir tahun 2025.
Bantuan pertama diserahkan pada awal Desember 2025, Pemprov Kaltim menyalurkan bantuan sebesar Rp7,5 miliar untuk tiga provinsi di Sumatera yang terdampak banjir, dimana Sumatera Barat menerima Rp2,5 miliar. Bantuan ini dikirimkan langsung melalui transfer antar-pemerintah daerah.
Menjelang akhir Desember, Pemprov Kaltim kembali menghimpun dana dari partisipasi masyarakat dan pegawai. Dari total Rp5,78 miliar yang terkumpul untuk wilayah Sumatera dan Aceh, Sumatera Barat mendapatkan alokasi Rp1 miliar.
Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menegaskan secara keseluruhan, bantuan yang diberikan mencakup dukungan dana tunai untuk rehabilitasi infrastruktur serta kebutuhan logistik bagi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut.
Sumber : Antara






