Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Bansos, Dinsos Berau Fokus BLT dan Warga Telantar

Ilustrasi. (INTERNET)

benuakaltim.co.id, BERAU – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Berau memastikan program bantuan sosial tetap berjalan tanpa hambatan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi mengatakan, fokus utama pelayanan 2026 tetap diarahkan pada Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta penanganan warga telantar.

“Meski terdapat pemotongan anggaran di beberapa sektor, dana untuk BLT dan bantuan pangan non-tunai yang merupakan program prioritas Bupati dipastikan tidak terdampak,” ungkapnya, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, hal ini memberikan kepastian bagi ribuan keluarga penerima manfaat di Bumi Batiwakkal. “Berdasarkan data Dinsos tahun 2025, angka kasus warga telantar di Kabupaten Berau menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Asik Cuci Motor di Pinggir Sungai, Pemuda di Jalan Kelay Diterkam Buaya

Meskipun angka pastinya masih dalam tahap finalisasi laporan. Dinsos optimis penanganan di lapangan semakin efektif.

“Kita melihat ada penurunan jumlah warga telantar tahun ini. Pelayanan kami tetap maksimal, terutama dalam menangani Standard Pelayanan Minimal (SPM) untuk orang-orang yang membutuhkan perlindungan sosial,” ujarnya.

Dinas Sosial menegaskan penanganan warga telantar tidak melulu soal pemberian uang tunai. “Sebaliknya, bantuan diberikan dalam bentuk aksi nyata yang disesuaikan dengan kebutuhan kasus per kasus,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lagi, Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pencabulan Pria Paruh Baya

Beberapa skema penanganan yang dilakukan, antara lain pemulangan mandiri agar memfasilitasi transportasi (seperti travel atau tiket pesawat) bagi warga yang tertipu atau terlantar untuk kembali ke daerah asal, seperti Samarinda atau luar Kalimantan.

“Pendampingan medis bekerja sama dengan tetangga dan pihak terkait untuk mengurus warga telantar yang sakit hingga mendapatkan perawatan di rumah sakit,” bebernya.

Sambung dia, untuk kasus lansia, Dinsos Berau berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi atau Samarinda guna proses pemulangan yang aman dan terintegrasi.

Baca Juga :  Disperkim Berau Targetkan Renovasi 112 Rumah Warga pada 2026

“Selain penanganan warga telantar, Dinsos juga terus aktif melakukan pendampingan penyaluran bantuan dari pemerintah pusat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya,” tuturnya.

Tak hanya itu, Iswahyudi menjelaskan kesiapsiagaan terhadap korban bencana alam maupun musibah kebakaran tetap menjadi pilar utama pelayanan sosial di Berau.

“Dengan komitmen ini, diharapkan masyarakat kurang mampu dan warga yang mengalami kesulitan di Kabupaten Berau tetap mendapatkan perlindungan sosial yang layak meski di tengah tantangan ekonomi global,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *