benuakaltim.co.id, BERAU– Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Kabupaten Berau kini tengah melakukan langkah strategis untuk membenahi tata kelola kearsipan di lingkungan Pemerintah Daerah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Berau, Yudha Budisantosa mengatakan, langkah ini diambil sebagai solusi atas tumpukan arsip lama yang selama puluhan tahun hanya tersimpan di gudang-gudang perangkat daerah tanpa pengelolaan yang memadai.
“Selama ini, tata kelola arsip di berbagai perangkat daerah dinilai masih mandek pada tahap penciptaan dan penyimpanan saja. Akibatnya, terjadi penumpukan volume arsip yang luar biasa karena belum dilakukannya proses penyusutan arsip” ungkapnya, Rabu (14/1/2026).
Alhasil kata dia, memilah yang musnah dan mengabadikan yang statis serta penyusutan arsip bukan sekadar membuang dokumen. “Melainkan proses penilaian profesional untuk menentukan nasib sebuah dokumen,” ucapnya.
Sebab, bagi dia, dokumen yang sudah habis masa kegunaannya akan dimusnahkan secara resmi. Yudha Budisantosa menjelaskan, arsip statis adalah dokumen bernilai sejarah atau yang wajib dilestarikan akan diserahkan ke LKD untuk disimpan secara permanen di Depo Arsip.
“Arsip itu ada yang harus dipermanenkan sebagai arsip statis. Inilah yang nantinya akan kami kelola di tempat penyimpanan khusus bernama Depo Arsip,” bebernya.
Kendati demikian menurutnya meski urgensi pengelolaan arsip sangat tinggi, LKD mengakui adanya sejumlah kendala.
“Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan tenaga arsiparis profesional di setiap Dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” tuturnya.
Mengingat tumpukan arsip sudah mencapai usia puluhan tahun, LKD mempertimbangkan opsi bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mempercepat proses penilaian dan penyusutan.
“Selain SDM, faktor kesiapan anggaran juga menjadi kunci, terutama untuk melanjutkan pembangunan fisik gedung penyimpanan,” kata Yudhi Budisantosa
Tidak hanya itu, Depo Arsip baru menurutnya bakal jadi Museum Sejarah Berau yang berlokasi di area belakang kantor Disdukcapil, Kompleks Kantor Bupati Berau.
“Meski pembangunannya yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) masih dalam tahap awal dan berlangsung secara bertahap, LKD optimis fasilitas ini akan membawa dampak besar,” imbuhnya.
Bukan sekadar gudang, kata dia Depo Arsip ini diproyeksikan menjadi semacam
Bank Arsip atau galeri sejarah.
“Di sana, masyarakat nantinya bisa melihat perjalanan sejarah Kabupaten Berau melalui koleksi foto-foto lama dan sejarah berdirinya Berau,” pungkasnya.
Dengan tata kelola arsip yang lebih baik, LKD Berau berharap identitas dan sejarah daerah dapat terjaga dengan rapi dan profesional untuk generasi mendatang. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






