benuakaltim.co.id, BERAU – Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan nelayan kecil, meski kewenangan sektor kelautan dan perikanan terbagi antara kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat.
“Kewenangan pemerintah kabupaten difokuskan pada pembinaan nelayan kecil, khususnya pemilik kapal berukuran 0 hingga 5 Gross Ton (GT),” ungkapnya Kamis (15/1/2026).
Sementara kapal berukuran besar, kata dia di atas 50 GT menjadi kewenangan provinsi, dan kapal di atas 30 GT masuk kewenangan pemerintah pusat.
“Walaupun kewenangan kelautan tidak sepenuhnya ada di daerah, pembinaan nelayan kecil tetap menjadi kewajiban kami,” ujarnya.
Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan yakni membantu proses perizinan kapal nelayan kecil. “Program ini sebelumnya telah dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) terkait, Maulidiyah dan telah dipublikasikan secara resmi,” kata Abdul.
Menurutnya pendampingan perizinan tersebut menyasar nelayan dengan kapal 0–5 GT agar usaha mereka memiliki legalitas yang lengkap.
“Memasuki tahun 2026, program ini akan dilanjutkan dan diperkuat dengan menggandeng Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP),” imbuhnya.
Abdul Majid menjelaskan, kerja sama ini diperlukan karena KSOP memiliki kewenangan dalam penerbitan pas kapal, pas layar, serta pengukuran kapal nelayan.
“Setiap usaha nelayan harus dilengkapi izin. Mulai dari pas kapal hingga pas layar, termasuk pengukuran kapal. Untuk itu, kami akan bekerja sama dengan KSOP,” jelasnya.
Tak hanya itu, kata dia, pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan tim di lapangan.
“Pengukuran kapal akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari panjang kapal, bagian lambung, hingga detail teknis lainnya,” tuturnya.
Rencananya, tahap awal akan menyasar sekitar 10 kapal per bulan di wilayah pesisir. Meski belum menetapkan target jumlah kapal secara pasti, pemerintah daerah menegaskan fokus utama tetap pada keberpihakan kepada nelayan kecil sebagai ujung tombak sektor perikanan di lapangan.
“Kita ingin membantu nelayan kecil kita. Mereka adalah garda terdepan perekonomian pesisir dan harus mendapat pendampingan maksimal,” pungkasnya.(*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






