benuakaltim.co.id, BERAU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau memastikan tidak adanya alokasi anggaran untuk tahun 2026.
Kondisi tersebut berpotensi menghambat persiapan awal tahapan Pemilu 2027, terutama dari sisi sarana dan prasarana.
Ketua KPU Berau, Budi Harianto mengatakan, seluruh anggaran yang ada saat ini merupakan anggaran tahap pertama yang bersumber dari APBD 2025 dan telah rampung digunakan.
“Untuk tahun ini sudah tidak ada lagi. Anggaran tahap pertama sudah selesai, itu anggaran 2025. Sementara untuk 2026 dipastikan tidak ada,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, hingga kini KPU Berau hanya melakukan kegiatan sosialisasi yang difasilitasi, tanpa dukungan anggaran lanjutan. Bahkan, anggaran KPU termasuk yang mengalami pemangkasan cukup signifikan.
“Untuk KPU memang termasuk yang paling banyak dipangkas. Anggaran selanjutnya kita juga belum tahu kapan ada,” ungkapnya.
Padahal, secara tahapan, persiapan Pemilu 2027 sejatinya mulai berjalan sejak akhir 2026. Menurut Budi, jika melihat dari sisi prioritas, kebutuhan anggaran KPU seharusnya sudah mulai diperhatikan sejak sekarang.
“Kalau dari segi prioritas, tentu ini sangat prioritas. Apalagi tahapan Pemilu 2027 itu mulai masuk di akhir 2026,” jelasnya.
Selain persoalan anggaran, KPU Berau juga masih menghadapi keterbatasan prasarana. Saat ini, kantor KPU masih bergabung dengan instansi lain sehingga dinilai tidak lagi representatif untuk mendukung pelaksanaan pemilu.
“Kondisi kantor kita masih gabung dengan BPD lain. Dari segi prasarana jelas tidak memungkinkan,” katanya.
Budi berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih dan memprioritaskan kebutuhan KPU, setidaknya untuk pembangunan gedung utama sebagai bagian dari persiapan Pemilu mendatang.
“Harapan kami, pemerintah daerah bisa memprioritaskan. Minimal gedung utama dulu, supaya persiapan dan pelaksanaan Pemilu nanti bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






