benuakaltim.co.id, BERAU – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta perusahaan agar mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, dan perbaikan jalan kampung.
Ia menegaskan, meskipun kuota produksi perusahaan menurun, kewajiban CSR tidak boleh dihilangkan. “Kuota produksi boleh berkurang, tapi kewajiban CSR tidak boleh hilang. Itu bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat,” ucapnya, Senin (9/2/2026).
Dalam pengelolaan sampah, Bupati mendorong penguatan TPS 3R serta pengadaan insinerator ramah lingkungan. Menurutnya, sampah kini memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.
“Sampah basah bisa dimanfaatkan, sampah plastik dan kaleng bisa diolah menjadi bahan bernilai ekonomi. Ini peluang bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Sri Juniarsih juga menyinggung potensi pertanian kakao Berau yang kini mulai menembus pasar internasional. Pemerintah pusat, melalui Kementerian Pertanian, disebut telah memberikan dukungan perluasan lahan kakao.
“Semua ini akan berhasil jika kita satu tujuan dan satu mimpi, yaitu melayani masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






