Jurnalis Kaltim Unjuk Strategi di Meja Bridge, SIWO Siapkan Pembinaan Berkelanjutan

Para jurnalis dari Kab/Kota di Kaltim saling bertemu untuk eksebisi bridge di Kantor PWI Kaltim, Minggu (15/2/2026). (Foto: Aditya Setiawan/Benuakaltim) 

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Suasana berbeda terlihat di Kantor PWI Kaltim, Jalan Biola, Samarinda, Ahad (15/2/2026). Bukan diskusi isu terkini atau konferensi pers, melainkan adu strategi di meja bridge yang melibatkan para jurnalis dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Pelatihan Bridge yang diinisiasi SIWO PWI Kaltim bersama Pengkot GABSI Samarinda resmi ditutup dengan pertandingan eksebisi. Para jurnalis dari Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan Kutai Timur saling berhadapan dalam tujuh ronde pertandingan.

Sebelum eksebisi digelar, peserta mendapat penguatan materi dari pelatih Pengkot GABSI Samarinda, yakni Agus Fitriansyah, Kurniawan, dan Herry Yudistira. Penjelasan difokuskan pada teknik dasar mini bridge hingga penerapan strategi dalam permainan penuh.

Baca Juga :  Danantara Ambil Alih Proyek PLTSa Samarinda

Sekretaris GABSI Samarinda, Muhammad Heldiyanur, menilai pelatihan dua hari ini menjadi fondasi penting bagi jurnalis yang ingin serius menekuni cabang olahraga tersebut.

“Bridge ini bukan sekadar permainan kartu, tetapi olahraga otak yang membutuhkan komunikasi, logika, dan kekompakan. Kami melihat potensi besar dari teman-teman jurnalis,” katanya.

Baca Juga :  Kaltim Siapkan Pusat Distribusi Barang Kurangi Pemicu Inflasi Daerah

Menurutnya, jika latihan dilakukan secara rutin, bukan tidak mungkin akan lahir pasangan-pasangan tangguh yang bisa tampil di ajang resmi.

Ketua SIWO PWI Kaltim, Didda Satriya, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pengenalan, melainkan bagian dari roadmap pembinaan menuju Porwanas.

“Kita ingin membangun tradisi baru. Wartawan tidak hanya meliput olahraga, tapi juga ikut bertanding dan membawa nama daerah. Bridge salah satu cabor yang realistis untuk kita kembangkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinsos Kaltim Imbau Warga Terdampak Nonaktif PBI-JKN segera Reaktivasi

Didda memastikan, pascapelatihan ini akan ada sesi latihan lanjutan dan seleksi internal guna memetakan pasangan terbaik.

Eksebisi yang berlangsung santai namun kompetitif itu menjadi penutup manis pelatihan. Tawa dan diskusi strategi terdengar di sela-sela pertandingan, menandakan bahwa semangat sportivitas dan kebersamaan tetap menjadi yang utama.

Dengan langkah awal ini, SIWO PWI Kaltim berharap bridge bisa menjadi cabang andalan jurnalis Kaltim di pentas nasional. (*)

Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *