benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Tongkat estafet kepemimpinan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur resmi berada di tangan Sarifah Suraidah untuk periode 2025–2029. Anggota DPR RI Dapil Kaltim yang juga istri Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, itu dilantik bersama 75 jajaran pengurus baru dalam prosesi tertutup di Gedung Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (16/1/2026).
Dalam pelantikan yang digelar tertutup itu, kepengurusan anyar ini diwarnai wajah-wajah publik figur lokal. Sejumlah selebgram masuk dalam struktur organisasi, di antaranya Bunga Rengganis sebagai Sekretaris KORMI Kaltim, serta Hatim Rahmat, Anggraini Joana, dan Putri Wijayanti di Bidang Humas dan Komunikasi Digital.
Sementara Diana Ela Sari dan Millatina Fahman dipercaya di Bidang Industri dan Ekonomi Kreatif Olahraga, serta Michael di Bidang Perencanaan dan Penghargaan.
Sekretaris Jenderal KORMI Nasional, Kemalsyah Nasution, menekankan bahwa KORMI memiliki mandat besar dalam membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Program Indonesia Aktif, kata dia, harus menjadi napas gerakan di daerah.
“Peran KORMI itu mengajak masyarakat supaya lebih bugar. Olahraga tidak harus mahal dan tidak harus di tempat khusus,” ujarnya.
Ia menilai Kaltim punya rekam jejak yang kuat dalam pengembangan olahraga masyarakat. Status sebagai tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) 2019 dinilai menjadi bukti kapasitas daerah dalam membangun olahraga berbasis komunitas.
Dengan jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa, Kemalsyah berharap setidaknya satu persen masyarakat Kaltim aktif berolahraga rutin setiap pekan.
“Kalau satu persen saja konsisten bergerak tiap minggu, dampaknya besar. Bukan hanya sehat, tapi juga bisa menekan beban biaya kesehatan pemerintah,” jelasnya.
Di tingkat daerah, Wakil Ketua I KORMI Kaltim, Adnan Faridhan, menyebut agenda awal kepengurusan baru adalah konsolidasi internal sekaligus memperkuat branding organisasi agar lebih dikenal publik.
Setelah itu, KORMI Kaltim akan mengintensifkan program “Kaltim Aktif” sebagai wadah olahraga murah dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin memfasilitasi senam, jalan sehat, jogging, sampai kegiatan komunitas olahraga yang sudah ada, supaya semua warga bisa bergerak tanpa hambatan biaya,” katanya.
Sejumlah lokasi seperti GOR Kadrie Oening dan kawasan eks Bandara Temindung telah menjadi titik awal kegiatan. Ke depan, program tersebut ditargetkan menjangkau kabupaten dan kota lainnya di Kaltim.
Untuk tahun ini, KORMI Kaltim belum membidik event besar. Fokus utama diarahkan pada penguatan organisasi serta persiapan menuju Fornas 2027 di Palu. Pelantikan tersebut turut dihadiri Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






