Belum Rampung, Pemkot Sterilisasi Teras Samarinda Tahap 2 dari Aktivitas Warga

STERILISASI: Suasana salah satu spot di Teras Samarinda tahap II. (FOTO: Aditya Setiawan/BENUA KALTIM)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Aktivitas warga di kawasan Teras Samarinda tahap 2 menjadi perhatian Pemerintah Kota Samarinda. Meski belum diresmikan, area tersebut kerap dimanfaatkan sebagian warga untuk memancing dan bersantai.

Padahal, proyek pembangunan masih dalam tahap penyelesaian dan dinilai berisiko jika digunakan sebelum tuntas. Karena itu, Pemkot mengambil langkah sterilisasi guna mencegah potensi kecelakaan.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menegaskan pekerjaan belum sepenuhnya selesai sehingga kawasan belum dapat dimanfaatkan masyarakat.

Baca Juga :  Layanan Pandu 24 Jam Samarinda Dioptimalkan Sokong Logistik Ramadhan

“Pekerjaan pembangunan belum selesai, sehingga kawasan tersebut belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami mengkhawatirkan potensi kecelakaan apabila warga tetap beraktivitas di sana. Oleh karena itu, dilakukan sterilisasi hingga seluruh pekerjaan dinyatakan tuntas,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Ia menyebut sejumlah item yang masih dalam penyelesaian meliputi akses masuk ke bagian dalam kawasan serta penyempurnaan lantai di beberapa titik. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pun terus mendorong percepatan pekerjaan oleh kontraktor.

Baca Juga :  Dugaan Monopoli Kios Pasar Pagi Belum Disentuh Inspektorat, Pedagang Akui Belum Lapor Resmi

“Di samping upaya percepatan, sanksi administratif berupa denda tetap diterapkan sesuai ketentuan kontrak yang berlaku,” tegasnya.

Untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas di lokasi proyek, Satpol PP turut dilibatkan dalam pengawasan hingga pekerjaan dinyatakan selesai.

Baca Juga :  IPPRISIA Kaltim dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 57 Samarinda Resmi Teken MoU

Selain Teras Samarinda tahap 2, fasilitas bermain anak di depan Pasar Pagi juga masih dalam tahap penyempurnaan. Pemkot memastikan seluruh fasilitas akan dibuka untuk umum setelah seluruh tahapan pekerjaan terpenuhi.

“Nanti semua akan dibuka untuk umum. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu hingga tahap tersebut terpenuhi,” pungkas Marnabas. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *