benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Ambisi besar diusung Borneo FC Samarinda saat melawat ke kandang Dewa United FC pada pekan lanjutan BRI Super League. Pertandingan yang akan digelar di Indomilk Arena, Ahad (22/2/2026) malam ini, menjadi titik krusial dalam perburuan gelar musim ini.
Pesut Etam datang dengan modal konsistensi performa dalam beberapa pekan terakhir. Namun, pelatih Fabio Lefundes menegaskan bahwa laga tandang di Tangerang sarat tantangan. Ia menilai Dewa United memiliki kedalaman skuad yang mumpuni, dengan keseimbangan lini belakang dan transisi menyerang yang cepat.
“Dewa United adalah tim yang bagus dengan pemain-pemain berkualitas. Tapi kami datang untuk menunjukkan konsistensi dan hal-hal positif yang selama ini sudah kami bangun,” ujar Fabio dalam konferensi pers, Sabtu (21/2/2026).
Secara taktik, Borneo FC diperkirakan tetap mengandalkan pressing agresif dan distribusi cepat dari lini tengah. Stabilitas lini belakang juga menjadi sorotan, mengingat Dewa United dikenal efektif memanfaatkan bola mati dan serangan balik.
Gelandang muda andalan, Rivaldo Enero Pakpahan, memastikan kondisi tim berada pada level optimal. Ia menyebut atmosfer ruang ganti sangat positif jelang laga penting tersebut.
“Laga ini sangat penting agar kami tetap berada di jalur persaingan papan atas. Kami bertekad meraih hasil terbaik dan membawa pulang tiga poin ke Samarinda,” tegasnya.
Rivaldo juga menyinggung pertemuan pertama musim ini yang dimenangkan Borneo FC dengan skor tipis. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa Dewa United memiliki organisasi pertahanan yang disiplin dan tidak mudah ditembus.
Di klasemen sementara, Borneo FC berada di posisi ketiga dengan 46 poin. Mereka hanya terpaut satu angka dari Persija Jakarta dan Persib Bandung yang sama-sama mengoleksi 47 poin di dua posisi teratas.
Secara matematis, kemenangan atas Dewa United akan mengantar Pesut Etam ke 49 poin dan otomatis menggeser dua rivalnya dari puncak klasemen. Situasi ini membuat laga di Indomilk Arena bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan duel penentuan arah persaingan gelar.
Di sisi lain, Dewa United yang kini menghuni peringkat ke-11 dengan 28 poin tentu tak ingin kehilangan poin di kandang. Dukungan suporter di Tangerang diyakini menjadi energi tambahan bagi tuan rumah untuk meredam agresivitas Borneo FC sekaligus memperbaiki posisi di papan tengah.
Pertandingan diprediksi berlangsung dengan tempo tinggi dan tensi kuat sejak menit awal. Ketajaman lini depan, kedisiplinan bertahan, serta kecermatan membaca momentum akan menjadi faktor pembeda.
Jika mampu menjaga fokus selama 90 menit, Pesut Etam berpeluang besar pulang dengan tiga poin sekaligus mengukuhkan diri sebagai kandidat terkuat juara musim ini. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






