DPRD Berau Kawal Rencana Pembuatan Film Raja Alam

RAPAT: Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Berau di ruang rapat gabungan Komisi Sekretariat DPRD Berau, pada Selasa (24/2/2026). (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU – Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Berau di ruang rapat gabungan Komisi Sekretariat DPRD Berau, pada Selasa (24/2/2026).

Hal ini dalam rangka membahas terkait Pembuatan Film Raja Alam Sultan Alimuddin yang menceritakan sejarah terkait perjalanan panjanh Raja Alam di Kabupaten Berau.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bapelitbang, Disbudpar Berau, Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Berau, dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Rabba Rimpa Bahari.

Baca Juga :  Gawat! Jalan Poros di Berau Makin Amblas, DPUPR Singgung Anggaran Rp 5 Miliar

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangungsong. Dirinya mengatakan, legislatif dalam perannya bertugas untuk memfasilitasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

“Ini adalah cara kami dalam memfasilitasi dan in bukan hanya terjadi di Kabupaten Berau, tapi juga ini yang dilakukan legislatif ketika memfasilitasi masyarakat,” ungkapnya, Rabu (25/2/2026).

Rencana pembuatan film ini menurut Rudi merupakan langkah konkret dalam meningkatkan pengetahuan sejarah bagi masyarakat Kabupaten Berau. “Pembuatan film ini adalah langkah yang baik dalam mengembangkan wisata sejarah, harusnya Pemkab dapat mendukung,” bebernya.

Baca Juga :  RPJMD 2025–2029, Pemkab Berau Siapkan Film Layar Lebar Bertajuk Promosi Wisata

Oleh karenanya, ia mengharapkan peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam hal ini dapat memberikan fasilitas terhadap organisasi yang akan menyajikan sejarah Berau melalui visual ini.

“Disbudpar dan Bapelitbang kita hadirkan, karena mereka menjadi pihak terkait, jadi harapannya kita dukunglah pembuatan film ini,” jelasnya.

Pihaknya berkomitmen untuk mengawal hal ini pada saat pembahasan anggaran nantinya. Sehingga, semua keinginan masyarakat dapat terwujud.

Baca Juga :  Dinas Perkim Berau Batasi Anggaran Hibah Rumah Ibadah, Maksimal Rp 200 Juta

“Jelas kami Komisi II DPRD Berau akan mengawal hal ini hingga dapat terealisasi,” kuncinya.

Sementara itu, Perwakilan Rabba Rimpa Bahari, Yayan mengharapkan adanya support dari Pemkab Berau.

“Film ini merupakan sejarah Raja Alam yang mengangkat cerita Kabupaten Berau, jadi kami harapkan dapat didukung secara modal,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *