Diskoperindag Dorong Variasi Produk UMKM untuk Pertumbuhan Ekonomi di Berau

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau melihat perkembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pengrajin aksesoris, sebagai potensi bisnis yang menjanjikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita menyebut, keberagaman produk kerajinan yang dihasilkan masyarakat menjadi indikator meningkatnya kapasitas produksi sekaligus daya saing pelaku UMKM.

“Kami selaku OPD yang membidangi UMKM dan IKM menyambut baik. Hasil kerajinan yang sudah variatif dan memanfaatkan potensi kampung menunjukkan bahwa geliat ekonomi dari sektor ekonomi kreatif semakin menjanjikan,” kata Eva, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran, Disbudpar Berau Optimalkan Pengelolaan Destinasi

Menurutnya, aktivitas ekonomi para pengrajin tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pendapatan rumah tangga, tetapi juga membuka peluang terbentuknya ekosistem bisnis berbasis kearifan lokal.

“Ini penting untuk memperkuat posisi produk UMKM Berau di pasar regional,” ujarnya.

Baca Juga :  Gunung Tabur Didorong Jadi Ikon Budaya dan Wisata Unggulan Berau

Sebagai strategi penguatan pasar, Diskoperindag Berau mendorong pembentukan sentra pemasaran terpadu melalui gerai atau galeri UMKM di setiap kecamatan.

“Kami berharap ke depan setiap kecamatan memiliki gerai atau galeri UMKM sebagai sarana pemasaran produk bagi seluruh pengrajin dan pelaku usaha di setiap kampung,” harapnya.

Keberadaan galeri UMKM tingkat kecamatan diyakini dapat meningkatkan akses pasar, memperpendek rantai distribusi, serta memudahkan konsumen dalam memperoleh produk khas daerah.

Baca Juga :  RPJMD 2025–2029, Pemkab Berau Siapkan Film Layar Lebar Bertajuk Promosi Wisata

“Seluruh produk kampung ditampung di galeri UMKM kecamatan sehingga memudahkan para pengunjung, baik lokal maupun luar daerah yang ingin membeli oleh-oleh sebagai cenderamata daerah,” tuturnya.

Keberadaan galeri UMKM di tiap kecamatan diharapkan mampu meningkatkan akses pemasaran untuk produk-produk lokal di tingkat kampung. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *