SAR Samarinda Cari Korban Hilang Akibat Kecelakaan Kapal

Tim SAR Samarinda saat mencari warga hilang di Sungai Mahakam, Minggu (29/6).ANTARA/ HO- SAR Samarinda
Samarinda – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari berbagai unsur di Samarinda, Kalimantan Timur, masih melakukan pencarian korban hilang akibat kecelakaan kapal di Sungai Mahakam wilayah Samarinda, yakni antara tugboat dan kapal klotok (kapal ukuran tanggung bermesin tunggal).

“Insiden kecelakaan kapal ini terjadi di Sungai Mahakam, Samarinda pada Sabtu (28/6) sekitar pukul 14.00 Wita,” kata Koordinator Pos SAR Samarinda Mardi Sianturi saat dihubungi di Samarinda, Minggu.

Baca Juga :  SAR Balikpapan Selamatkan 12 Pemancing Terjebak Cuaca Buruk di Laut

Ia menjelaskan, sebuah kapal klotok dengan nama Valentine 01 tenggelam setelah tersenggol oleh Tugboat TB Biak, saat kapal tersebut bersandar di Tongkang BG Dany 155, yang saat itu korban sedang membersihkan sisa batu bara di klotok.

Dalam kejadian tersebut, satu orang dilaporkan hilang atas nama Andi Acho Gunawan (54 tahun), langsung dilakukan pencarian dan hingga saat ini masih belum ditemukan oleh tim gabungan.

“Laporan adanya insiden tersebut baru diterima oleh Kantor SAR pada Minggu (29/6) pukul 06.30 Wita yakni dengan pelapor atas nama Simon,” ujar Mardi.

Baca Juga :  Lagi, Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pencabulan Pria Paruh Baya

Menindaklanjuti laporan ini, lanjut ia, Tim Rescue dari Pos SAR Samarinda segera berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 06.50 Wita, kemudian tiba di lokasi sekira pukul 07.30 Wita.

Saat ini proses pencarian masih terus berlangsung dengan dukungan penuh dari berbagai pihak antara lain BPBD Kota Samarinda, keluarga korban, relawan, dan masyarakat.

Baca Juga :  Kaltim Dongkrak Realisasi Pajak Alat Berat Tembus Rp36 Miliar

“Kami dari Pos SAR Samarinda bersama unsur gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. Kondisi cuaca hari ini cerah dan cukup mendukung upaya pencarian di lokasi, sehingga kami berharap korban dapat segera ditemukan,” katanya.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna transportasi air di wilayah Sungai Mahakam agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan faktor keselamatan dalam berlayar, untuk menghindari kejadian serupa.

Sumber : Antara

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *