KM Mina Maritim 148 Tenggelam di Talisayan, 6 Awak Kapal Dalam Pencarian

PENCARIAN: Suasana proses pencairan KM Mina Maritim 148 di perairan Talisayan oleh tim gabungan BPBD Berau. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU — Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap awak kapal KM Mina Maritim 148 yang dilaporkanm tenggelam di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada Sabtu (25/10/2025) lalu.

Dari total 14 awak kapal, 8 orang berhasil diselamatkan, sementara enam lainnya masih dinyatakan hilang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat mengatakan kapal saat tim sedang berupaya mengamankan pukat atau jaring kapal sepanjang 300 meter agar kapal lain dapat melintas untuk pencairan korban.

Baca Juga :  Kakao Berau Siap Diekspor ke Prancis, Pemkab Fokus Tingkatkan Kualitas dan Produksi

“Saat ini kami masih berupaya untuk mengamankan pukat kapal dengan panjang 300 meter,” ujarnya, Selasa (27/10/2025).

Dijelaskannya upaya pencarian melibatkan sejumlah instansi, antara lain Pos SAR Sangatta, Pos TNI AL Berau, BPBD Kabupaten Berau, Satpolair Polres Berau, dan Ditpolair Berau.

Baca Juga :  Pembangunan Infrastruktur Wisata Berau Terkendala Geografis dan Keamanan Perangkat

“Sejumlah nelayan setempat juga turut membantu pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya kapal, pencarian sempat terhenti karena kondisi cuaca ekstrem,” ungkapnya.

Menurut Nofian berdasarkan laporan tim di lapangan cuaca saat kejadian berawan dengan kecepatan angin mencapai 9 knot dari arah barat.

Baca Juga :  DPUPR Berau Genjot Pembangunan Jalan di 13 Kecamatan, Anggaran Capai Rp 40 Miliar per Wilayah

“Meski tergolong aman untuk pelayaran, gelombang tinggi dan keterbatasan cahaya menjadi kendala utama tim penyelamat,” bebernya.

Adapun metode pencarian yang digunakan yaitu, visual, sonar dan menyelam. “Kami akan terus melakukan pencarian sampai seluruh korban ditemukan. Semoga cuaca bersahabat dan operasi bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *