2 Rumah di Jalan Milono Hangus Dilahap Si Jago Merah

KEBAKARAN: Musibah kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di RT 12, Jalan Milono, Tanjung Redeb, Jumat (2/1) sekira pukul 05.30 Wita. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Musibah kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di RT 12, Jalan Milono, Tanjung Redeb, Jumat (2/1) sekira pukul 05.30 Wita. Kobaran api langsung melahap bangunan lain yang berdempetan dengan lokasi pertama.

Menurut Ketua RT 12, Syarwani, api diduga berasal dari rumah milik Iwan, kepulan asap pertama terlihat di kamar yang ditempati oleh Iwan.

Baca Juga :  Kawal Aspirasi Warga Segah, DPRD Berau Soroti Pendidikan dan Layanan Kesehatan

“Ada pedagang melihat kepulan asap hitam. Langsung teriak, kami berhamburan keluar rumah,” katanya.

Warga berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Tidak lama mobil pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, tiba di lokasi dan melakukan penyiraman.

Api yang terus membara, menyebrang ke Keday Kopinta, milik Burhan. Beruntung warga dan petugas BPBD Berau, berhasil menghalau api tidak menjalar lebih jauh.

Baca Juga :  Bupati Berau Dorong Pengoptimalan CSR Perusahaan untuk Sampah, Air Bersih, dan Jalan Kampung

“Ada dua rumah terbakar habis. Dan Keday Kopinta hanya bagian belakang saja,” katanya.

Ia melanjutkan, pemadaman tidak hanya dilakukan melalui jalur darat. Namun ada satu kapal penyedot pasir, ikut membantu menyiram dari Sungai Kelay. Hingga satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan.

“Hingga pukul 08.00 Wita, masih melakukan pendinginan,” tambahnya.

Baca Juga :  PDAM Batiwakkal Siapkan Perluasan Layanan Air Bersih

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat mengatakan, pihaknya menurunkan 7 unit damkar untuk menghalau api tidak menyebar luas. Terlebih kawasan tersebut, merupakan padat penduduk dan rumah terbuat dari bahan mudah terbakar.

“Api berhasil dikuasai sejam kemudian. Tidak ada korban jiwa,” tutupnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *