Pemkab Berau Kebut Penghijauan dan Perawatan RTH di RSUD Sultan Agung

Ilustrasi. (INTERNET)

benuakaltim.co.id, BERAU– Upaya penghijauan di kawasan RSUD Sultan Agung, rumah sakit baru di Kabupaten Berau, terus dilakukan oleh pemerintah daerah.

Penghijauan yang telah dilaksanakan sebelumnya akan kembali dirawat dan ditingkatkan dalam waktu dekat melalui pemupukan lanjutan dan perawatan rutin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Mustakim menjelaskan, pemupukan tahap kedua segera dilakukan dengan jenis tanaman yang ditanam di lingkungan rumah sakit didominasi tanaman pelindung, seperti tabebuya, serta berbagai jenis bunga hias.

Selain itu, menurutnya terdapat tanaman pucuk merah yang ditanam hingga ke area lantai dua bangunan rumah sakit, serta tanaman lain yang tidak tumbuh terlalu tinggi guna menjaga estetika dan kenyamanan lingkungan.

Baca Juga :  PLN Berau Prediksi Beban Puncak Listrik Tembus 47 MW Jelang Ramadan

“Untuk area halaman rumah sakit, semuanya kita fokuskan pada tanaman pelindung,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Tidak hanya terfokus di RSUD Sultan Agung, program penghijauan dan perawatan ruang terbuka hijau (RTH) juga dilakukan secara masif di seluruh wilayah kota.

“Perawatan dilakukan mulai dari kawasan perkotaan hingga Teluk, dengan pengawasan terpusat di Taman Sanggam,” ungkapnya.

Baca Juga :  Disperkim Berau Targetkan Renovasi 112 Rumah Warga pada 2026

Mustakim menjelaskan, ke depan pemupukan akan dilakukan secara serentak. Setiap tahunnya, pemupukan dijadwalkan dua kali, yakni pada periode Januari dan Juli, sebagai stimulan agar tanaman tetap asri dan segar.

“Untuk mendukung kegiatan tersebut, pemerintah memanfaatkan stok pupuk hasil pengadaan tahun 2025,” bebernya.

Saat ini, menurutnya tersedia sekitar 5 ton pupuk padat, ditambah stok pupuk cair dari pengadaan sebelumnya yang masih mencukupi. Pupuk tersebut digunakan untuk pemupukan tanaman pelindung di median jalan, pedestrian, taman kota, hingga sudut-sudut kota lainnya.

Baca Juga :  Kakao Berau Siap Diekspor ke Prancis, Pemkab Fokus Tingkatkan Kualitas dan Produksi

“Stok pupuk ini diperkirakan cukup untuk kebutuhan pemupukan dua kali dalam setahun,” jelasnya.

Terkait jenis tanaman di pedestrian jalan dan taman dalam kota, pihaknya menyebutkan beragam jenis tanaman pelindung dan tanaman hias digunakan.

“Untuk detail jenis tanaman, masyarakat dapat langsung berkoordinasi dengan kepala bidang terkait. Program ini diharapkan mampu menjaga kualitas ruang terbuka hijau,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *