benuakaltim.co.id, BERAU– Penantian panjang Pemerintah Kabupaten Berau untuk memiliki dinas pemadam kebakaran yang berdiri sendiri akan segera terwujud.
Setelah melalui proses perencanaan sejak tahun 2022, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) dipastikan akan segera beroperasi secara mandiri, terpisah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau.
Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi mengatakan, seluruh persiapan administratif dan teknis telah mencapai tahap final. “Rencana pembentukan Dinas Damkar ini sebenarnya sudah matang sejak tahun 2024,” ungkapnya, Kamis (22/1/2026).
Namun, prosesnya sempat tertunda akibat adanya transisi kepemimpinan, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif.
“Rencana ini sudah bergulir sejak 2022. Sebenarnya di 2024 sudah siap, namun karena ada pergantian Bupati dan anggota Dewan, pembahasan Perdanya baru bisa diselesaikan pada 2025 kemarin,” ujarnya.
Kata dia, Dinas baru ini akan memiliki struktur yang ramping namun fungsional untuk memastikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Berdasarkan draf organisasi yang telah disusun, Dinas Damkar akan dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang dibantu oleh 1 Sekretaris, 3 Bidang Teknis, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang tersebar di kecamatan-kecamatan,” sebutnya.
Untuk sementara waktu, kantor Dinas Damkar akan berbagi ruang di Gedung BPBD Berau. “Hal ini dilakukan sembari menunggu rampungnya pembangunan kantor KPU yang baru, sehingga lahan perkantoran di kompleks tersebut bisa ditata ulang,” bebernya.
Saat ini, pemerintah daerah sedang melakukan pembagian personel dan aset. Tahap akhir yang dinantikan hanyalah pelantikan pejabat struktural untuk mengisi posisi di dinas baru tersebut.
“Kami berharap bulan depan sudah bisa beroperasi. Personel sudah dibagi, aset juga sudah dipersiapkan. Untuk sarana prasarana (sarpras) saat ini sudah cukup, tinggal melengkapi kebutuhan mebel untuk kantor baru nanti,” tuturnya.
Dengan hadirnya Dinas Damkar yang mandiri, diharapkan respons terhadap bencana kebakaran dan penyelamatan di Kabupaten Berau dapat menjadi lebih cepat, fokus, dan profesional. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






