Wacana Pilkada lewat DPRD, DPC Gerindra Berau Fokus Serap Aspirasi Masyarakat

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Berau, Jakariya (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU – Menanggapi hangatnya wacana perubahan mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dari pemilihan langsung menjadi pemilihan melalui DPRD, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Berau, Jakariya menyatakan sikap untuk tetap mengedepankan suara rakyat.

“Hingga saat ini belum ada instruksi atau perubahan resmi dari tingkat pusat terkait mekanisme Pilkada 2026,” ungkapnya, Jumat (23/1/2026).

Ia menegaskan, fokus partai saat ini adalah turun langsung ke lapangan untuk mendengar kemauan masyarakat. “Gerindra Berau berkomitmen untuk melakukan jemput bola aspirasi,” ucapnya.

Mirip dengan mekanisme reses anggota dewan, partai akan mendokumentasikan setiap masukan, daftar hadir, dan pendapat warga mulai dari tingkat kampung, provinsi, hingga nasional.

“Kita sekarang lagi disuruh menyerap seluruh aspirasi masyarakat. Dari situ kita bisa timbang-timbang, mana potensi konflik yang paling kecil dan mana yang terbaik untuk menjadi bahan kajian selanjutnya,” ujarnya.

Sebab menurut Jakariya, munculnya kekhawatiran mengenai hilangnya hak pilih langsung masyarakat jika Pilkada dikembalikan ke DPRD menjadi perhatian serius. Gerindra menekankan, setiap langkah yang diambil haruslah logis dan dapat diterima oleh semua pihak.

“Semua ini harus dikaji secara mendalam oleh tim khusus. Keputusan yang diambil nantinya jangan sampai mengganggu stabilitas politik di negara kita,” imbuhnya.

Kemudian menurutnya data dan aspirasi yang terkumpul dari masyarakat Berau nantinya akan diteruskan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebagai bahan pertimbangan strategis partai dalam menentukan sikap resmi terkait masa depan demokrasi di daerah. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *