PLN Berau Gencarkan Pemeliharaan Jaringan Jelang Ramadan

Kantor PLN Berau. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Berau berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik selama bulan suci Ramadan 1447 H.

Sebagai langkah antisipasi, PLN mulai mengintensifkan pemeliharaan jaringan guna meminimalisir gangguan selama masyarakat menjalankan ibadah.

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Berau, Clif Salomo Panjaitan menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk memastikan kontinuitas suplai listrik tetap terjaga, terutama di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya.

Clif mengungkapkan, pihaknya berupaya keras untuk melokalisir titik pemadaman jika terjadi gangguan, sehingga dampak yang dirasakan masyarakat tidak meluas.

Baca Juga :  KPU Berau Sosialisasikan PKPU Nomor 3 Tahun 2025, Atur Ketat PAW Anggota DPRD

“Kami mengintensifkan pemeliharaan jaringan dalam beberapa hari ke depan. Sebisa mungkin kami lokalisir pemadamannya agar tidak banyak berdampak luas,” ujar Clif saat ditemui awak media Rabu (4/2/2026).

Ia menambahkan, gangguan listrik seringkali disebabkan oleh dua faktor utama yaitu internal dan eksternal

“Faktor internal masalah pada peralatan teknis. Faktor eksternal gangguan hewan (seperti monyet atau kelelawar) serta pohon tumbang yang mengenai kabel,” ungkapnya.

Clif menjelaskan, untuk gangguan yang bersifat sementara (temporary) sistem PLN saat ini sudah dilengkapi dengan fitur reclose otomatis.

Baca Juga :  Asik Cuci Motor di Pinggir Sungai, Pemuda di Jalan Kelay Diterkam Buaya

“Jika terkena hewan, sistem proteksi akan memutus aliran sejenak dan biasanya normal kembali dalam waktu 15 hingga 30 detik,” ucapnya.

Kalau pun ada gangguan permanen atau kejadian luar biasa seperti tiang roboh atau truk menabrak tiang,

Menurutnya PLN telah menyiagakan personel dan vendor secara on-call 24 jam untuk melakukan perbaikan secepat mungkin.

Begitu pun akan ada kenaikan konsumsi listrik selama Ramadan, Clif memastikan pasokan energi di Berau dalam kondisi aman.

“Saat ini, sistem kelistrikan Berau mendapat dukungan dari Sistem Mahakam. Suplai Sistem Mahakam rata-rata 8 hingga 10 MW, dengan kapasitas maksimal mencapai 15-17 MW. Beban puncak Berau Berada di kisaran 43 hingga 45 MW,” sebutnya.

Baca Juga :  Wadah Kreativitas dan Edukasi Sinema, Festival Film Pelajar Berau Hadir di Bioskop

“Dari sisi pembangkit, kami sudah didukung Sistem Mahakam. Kami berupaya meminimalisir isu defisit atau pemadaman bergilir. Personel sudah kami siagakan penuh mulai awal puasa,” tambahnya.

PLN mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile jika terjadi gangguan di lingkungan masing-masing agar tim teknis dapat segera meluncur ke lokasi. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *