benuakaltim.co.id, BERAU– Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Batiwakkal, Saiful Rahman, menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan layanan air bersih di Kabupaten Berau.
Memasuki tahun 2026, PDAM telah menyiapkan alokasi anggaran yang signifikan guna mendukung hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Langkah ini menjadi kabar baik bagi warga, terutama yang berada di wilayah pemukiman padat hingga kawasan pesisir yang selama ini mendambakan aliran air bersih yang lebih stabil.
Saiful menjelaskan bahwa PDAM tidak bekerja sendiri dan koordinasi intensif terus dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membagi tugas dalam pembangunan infrastruktur.
“Alhamdulillah, koordinasi kita dengan PUPR sangat bagus. Kita saling bersinergi dan berbagi peran, mana wilayah yang di-cover oleh PUPR dan mana yang langsung kami tangani menggunakan anggaran PDAM,” ujar Saiful Rahman saat ditemui usai menghadiri agenda Musrenbang, Sabtu (7/2/2026).
Kata dia, khusus untuk wilayah perkampungan dan daerah pesisir yang membutuhkan investasi infrastruktur besar, PDAM akan sangat mengandalkan dukungan dari Dinas PUPR.
“Namun, untuk wilayah yang secara hitungan bisnis memungkinkan, PDAM siap terjun langsung menggunakan dana internal,” ungkapnya.
Tidak hanya soal teknis di lapangan, Saiful menjelaskan PDAM Batiwakkal juga mulai melakukan pendekatan jemput bola dengan mengumpulkan data langsung dari para Ketua RT.
Aspirasi warga yang masuk melalui media sosial maupun pertemuan fisik menjadi acuan utama dalam menentukan titik perluasannya.
“Data dari Ketua-Ketua RT sudah mulai masuk. Kami juga aktif menyampaikan kegiatan kami melalui Instagram agar warga bisa melihat langsung progresnya. Aspirasi warga untuk perluasan jaringan distribusi ini benar-benar kami perhatikan,” bebernya.
Bahkan menurutnya, bagi pelanggan lama, ada kabar yang tak kalah menggembirakan setelah berhasil menambah kapasitas pada tahun lalu. PDAM Batiwakkal berencana kembali meningkatkan debit air di tahun ini.
Hal ini menurutnya, dilakukan untuk memastikan tekanan air ke rumah-rumah warga semakin kuat dan lancar, seiring dengan pembangunan perkotaan yang terus berkembang, termasuk di wilayah Singkuang dan sekitarnya.
“Tahun lalu sudah kita tambah kapasitasnya, dan warga mulai merasakan air mengalir lebih kencang. Tahun ini, insyaallah kita tambah lagi kapasitasnya agar pelayanan semakin maksimal,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






