Pelindo Tambah Fasilitas Pelabuhan Samarinda, Sambut Lonjakan Pemudik

Kapal laut bersandar di Pelabuhan Samarinda. ANTARA/Ahmad Rifandi
Samarinda – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Samarinda, Kalimantan Timur, menambah berbagai fasilitas pelabuhan guna menyambut lonjakan pemudik.

“Penumpang saat ini memilih mudik lebih awal guna menghindari kepadatan puncak arus mudik,” ujar General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda Suparman di Samarinda, Kaltim, Selasa.

Lanjut dia, langkah pemenuhan kenyamanan ini diwujudkan melalui penyediaan ruang tunggu sementara (RTS) bagi calon penumpang yang tiba lebih awal dari luar kota.

Pengelola pelabuhan juga menyediakan fasilitas tambahan berupa stasiun air minum isi ulang gratis di beberapa sudut area terminal penumpang.

Baca Juga :  Jaringan Internet jadi Sorotan, Disdikbud Samarinda Evaluasi Pelaksanaan Uji Coba TKA

Penambahan infrastruktur penunjang lainnya mencakup ketersediaan kursi tunggu, kipas angin, ruang VIP, hingga mushala yang sangat memadai.

“Para pemudik kini juga bisa langsung mengakses layanan pemeriksaan kesehatan dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Samarinda,” kata Suparman.

Pelindo juga berkolaborasi bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda untuk mendirikan posko pelayanan.

Kolaborasi tersebut menghadirkan Posko Terpadu Bersama Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 yang berlokasi tepat di kawasan terminal pelabuhan.

Pusat koordinasi layanan masyarakat ini dijadwalkan beroperasi secara optimal mulai 13 Maret hingga 5 April 2026.

Baca Juga :  Rute Samarinda–Jakarta Dominasi Arus Mudik di Bandara APT Pranoto

“Posko tersebut berfungsi mempermudah akses informasi sekaligus menangani seluruh layanan pengaduan terkait keamanan area pelabuhan selama masa mudik,” sebut Suparman.

Seluruh upaya maksimal ini, ucap Suparman, selaras dengan slogan Danantara Indonesia yakni berkomitmen penuh untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Kondisi pelayanan embarkasi maupun debarkasi di terminal penumpang sejauh ini masih terpantau berjalan normal dan sangat lancar.

Pelabuhan Samarinda juga belum memerlukan adanya penambahan armada kapal roro karena distribusi penumpang yang terpecah secara bertahap.

Baca Juga :  Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia Sejauh 4,2 KM

Sinergi antarinstansi maritim ini menjadi landasan demi mewujudkan perjalanan angkutan laut yang aman, tertib, dan nyaman.

Kehadiran fasilitas prima ini diharapkan Suparman, mampu memberikan jaminan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa kepelabuhanan di Kalimantan Timur.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak ragu meminta bantuan kepada para petugas jaga apabila mengalami kendala selama menunggu jadwal keberangkatan kapal,” demikian Suparman.

Arus mudik pada jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi laut menuju Parepare, Sulawesi Selatan pada H-6 Lebaran berjumlah 1.697 orang penumpang.

Sumber : Antara

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *