Angkat Sejarah Lokal Berau, Film Kolosal ‘Raja Alam’ Segera Diproduksi

AKTING: Proses akting pembuatan film kolosal berjudul Raja Alam yang bakal diproduksi di Berau. (GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU – Sejarah perjuangan tokoh perkasa dari Kabupaten Berau, Raja Alam, akan segera diangkat ke layar lebar dalam sebuah film kolosal berjudul ‘Raja Alam’.

Proyek ambisius ini diinisiasi oleh putra daerah Berau yang telah berkiprah di kancah nasional, Yayan.

Dalam keterangannya, Yayan menjelaskan, film ini bertujuan untuk memperkenalkan sosok Raja Alam kepada generasi muda dan masyarakat luas. Menurutnya, masih banyak yang belum mengetahui jasa besar Raja Alam dalam melawan penjajahan Belanda.

“Kita akan membuat film kolosal berjudul Raja Alam. Sosok ini adalah pejuang yang tidak pernah menyerah melawan Belanda hingga akhir hayatnya. Melalui film ini, kita ingin mengangkat sejarah agar masyarakat tahu siapa sebenarnya tokoh perkasa dari Berau ini,” ujar Yayan di hadapan awak media, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga :  Disperkim Berau Siapkan 81 Paket Peningkatan Gang dan Drainase

Yayan menjelaskan, saat ini, persiapan film telah memasuki tahap pematangan skenario. Kata Yayan, tim produksi sedang merampungkan detail teknis sebelum memulai proses pengambilan gambar.

Menariknya, lokasi syuting tidak hanya akan berpusat di Kabupaten Berau, tetapi juga direncanakan hingga ke Makassar, Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan untuk mengikuti jejak sejarah perjalanan sang tokoh yang terekam dalam catatan sejarah.

Baca Juga :  Jabatan Kabag Ops dan Wakapolres Berau Dirotasi, Kapolres: Strategi Peningkatan Kinerja Satuan

“Skenarionya sudah siap, tinggal menunggu beberapa hal teknis untuk mulai produksi. Untuk lokasi, kita akan syuting di sekitar Berau dan juga Makassar,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, rencana produksi film ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Salah satu perwakilan tokoh masyarakat yang hadir mengingatkan pentingnya semboyan ‘Jas Merah’ (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah) yang dicetuskan oleh Bung Karno.

“Kita tidak akan sampai di titik ini tanpa perjuangan pendahulu kita. Apa yang dilakukan Pak Yayan dengan menginisiasi film ini adalah bentuk penghormatan dan rasa syukur atas pengorbanan mereka. Kami bangga putra daerah Berau terus berprestasi dan peduli pada sejarahnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Terkendala Administrasi, Gerai Perizinan Kapal Nelayan di Berau Belum Berjalan

Selain itu menurutnya, Film ‘Raja Alam’ ditargetkan dapat rampung dan tayang pada tahun ini. “Kehadiran film ini diharapkan menjadi pemantik rasa nasionalisme sekaligus media edukasi sejarah yang menarik bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *