Anak Petani Sawit Siap-siap Daftar Program Beasiswa Sawit 2026, Ini Syaratnya

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU– Program Beasiswa Sawit yang ditunggu-tunggu resmi akan dibuka kembali tahun ini.

Program prestisius ini menawarkan kesempatan kuliah gratis di berbagai perguruan tinggi ternama bagi putra-putri daerah yang ingin memajukan industri perkebunan nasional.

Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini mengungkapkan, sosialisasi akan segera digencarkan mengingat kuota tahun lalu belum terserap maksimal. Padahal, beasiswa ini merupakan peluang besar untuk mencetak tenaga ahli di bidang pertanian dan teknologi sawit.

Banyak calon pendaftar yang merasa ragu karena mengira tes seleksi akan berisi materi teknis perkebunan yang rumit. Namun, Lita Handini meluruskan anggapan tersebut.

Baca Juga :  Terkendala Administrasi, Gerai Perizinan Kapal Nelayan di Berau Belum Berjalan

“Tesnya itu tes akademik biasa, ilmu-ilmu sekolah saja. Tidak ada yang spesifik harus punya pengetahuan mendalam tentang sawit baru bisa daftar,” tegas Lita, Senin (2/3/2026).

Meskipun terbuka lebar, beasiswa ini memiliki kriteria khusus yang harus dipenuhi. Syarat utamanya adalah pendaftar merupakan anak dari petani sawit. Lita menyebutkan, proses seleksi dilakukan secara transparan melalui sistem online.

“Beberapa poin penting yang perlu disiapkan calon mahasiswa antara lain Identitas Diri menyiapkan Kartu Keluarga (KK),” ungkapnya.

Baca Juga :  Ratusan Pedagang Pasar Sanggam Adji Dilayas Tolak Penerapan Parkir Non Tunai

Tak hanya itu, kata dia, surat pernyataan resmi yang menyatakan bahwa pendaftar adalah benar anak petani sawit.

“Bukti domisili yang sah di wilayah perkebunan sawit. Seleksi bertahap setelah lolos verifikasi berkas (upload dokumen), pendaftar akan menjalani tes akademik dan tes wawancara,” ucapnya.

Menurutnya program ini tidak main-main karena dikelola langsung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

“Tim seleksinya pun melibatkan tenaga ahli dari Kementerian Pertanian serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP),” ucapnya.

Baca Juga :  Jabatan Kabag Ops dan Wakapolres Berau Dirotasi, Kapolres: Strategi Peningkatan Kinerja Satuan

Mengenai lokasi perkuliahan, Lita menyebutkan beberapa universitas dan politeknik yang bekerja sama, seperti Universitas Mulawarman (Unmul) dan universitas di wilayah Jember.

“Tahun lalu peminatnya masih sedikit, bahkan dari sosialisasi kami hanya satu orang yang lolos dan sudah kuliah. Tahun ini kami targetkan lebih banyak lagi yang berminat karena peluangnya dibuka sangat luas,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *