Berau Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang, BMKG Imbau Warga Waspada 

BASAH: Kondisi jalanan di Kabupaten Berau yang basah akibat diguyur hujan pada Selasa (3/3/2026). (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU – Berdasarkan pantauan terbaru Citra Radar BMKG menunjukkan adanya pergerakan awan hujan yang cukup signifikan menyelimuti sebagian besar wilayah Bumi Batiwakkal, Selasa (3/3/2026).

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III BMKG Berau, Ade Heriyadi mengungkapkan, berdasarkan pemantauan per pukul 06:00 WITA, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang telah terdeteksi di sejumlah titik.

“Berdasarkan data radar terbaru, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang yang melanda wilayah Kelay, Segah, Gunung Tabur, Pulau Derawan, hingga Sambaliung,” ujar Ade Heriyadi dalam keterangan resminya, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga :  Diskoperindag Dorong Variasi Produk UMKM untuk Pertumbuhan Ekonomi di Berau

Daftar wilayah terdampak hujan lebat saat ini kata dia Kecamatan Kelay terdiri dari Long Sului dan Long Lamcin.

“Long Ayap, Punan Mahakam, Gunung Sari, dan Tepian Buah. Kecamatan Gunung Tabur yaitu Melati Jaya, Merancang Ilir, Batu-Batu, dan Kasai. Lalu Kecamatan Pulau Derawan ada Pegat Batumbuk,” bebernya.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Belakang Pasar Sanggam, DPUPR Berau Siapkan Anggaran Rp 9 M

Tak hanya itu, kata dia di Kecamatan Sambaliung wilayah Gurimbang, Sukan, Suaran, Pesayan, Pilanjau, Rantau Panjang, Pegat Bukur, Inaran, Bena Baru, dan Tumbit Dayak pun turut hujan.

Tak hanya wilayah di atas, BMKG memprediksi kondisi ini akan bertahan hingga 1-3 jam ke depan. Bahkan, ada potensi perluasan area yang bisa mencapai pusat kota dan sekitarnya.

Bagi warga yang berada di pesisir maupun wilayah hulu, diharapkannya tetap memantau informasi cuaca secara berkala agar aktivitas tetap berjalan lancar dan aman.

Baca Juga :  Anak Petani Sawit Siap-siap Daftar Program Beasiswa Sawit 2026, Ini Syaratnya

“Kondisi ini diprakirakan masih akan berlangsung dan dapat meluas ke wilayah Gunung Tabur, Teluk Bayur, hingga Tanjung Redeb. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara karena jarak pandang yang mungkin berkurang,” pungkas Ade. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *