Rancang Arah Pembangunan 2027, Pemkab Berau Gelar Forum Lintas Perangkat Daerah

Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU– Pemerintah Kabupaten Berau melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) resmi menggelar Forum Lintas Perangkat Daerah untuk merancang masa depan Bumi Batiwakkal.

Tidak main-main, forum ini menjadi kunci penentu arah pembangunan Kabupaten Berau untuk tahun 2027 mendatang.

Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani, mengungkapkan bahwa forum yang digelar selama dua hari ini (10-11 Maret 2026) bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah mandat dari deretan regulasi besar, mulai dari UU Nomor 25 Tahun 2004 hingga Perda Kabupaten Berau Nomor 7 Tahun 2024 tentang RPJPD 2025-2045.

Baca Juga :  Operasi Pekat Mahakam 2026, Polres Berau Amankan 1.587 Botol Miras

“Maksud forum ini adalah untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target kinerja sasaran, program, dan kegiatan, serta lokasi kelompok sasaran dalam rancangan Renja OPD tahun 2027,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Dalam paparannya, Endah menekankan empat tujuan krusial yang ingin dicapai melalui sinergi lintas sektor penyelarasan program.

“Untuk menghubungkan program kerja perangkat daerah dengan hasil Musrenbang kecamatan,” bebernya.

Baca Juga :  Uji KIR Kendaraan di Berau Kini Bebas Biaya

Kata dia, ada juga penajaman indikator agar memastikan target kinerja setiap dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. “Hal tersebut untuk menyelaraskan kegiatan antar-perangkat daerah agar tidak ada program yang berjalan sendiri-sendiri,” tuturnya.

“Terutama menata pendanaan berdasarkan pagu indikatif untuk efisiensi maksimal,” tambahnya.

Menurutnya kegiatan ini telah disosialisasikan dan diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari seluruh kepala perangkat daerah, delegasi dari 13 kecamatan, hingga perwakilan dari instansi strategis seperti PLN UP3 Berau dan Perumda Air Minum Batiwakkal.

Baca Juga :  Kepala Bapelitbang Ungkap Penyebab Usulan Warga Berau Terancam Tak Diakomodir

Menariknya, pembahasan teknis dibagi ke dalam tiga bidang utama untuk memastikan setiap sektor tergarap maksimal yaitu Bidang PPW (Pembangunan Prasarana Wilayah),Bidang Ekonomi, Bidang Sosbud (Sosial Budaya).

“Kami berharap ada kesepakatan yang solid demi tercapainya prioritas pembangunan daerah yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Endah. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *