benuakaltim.co.id, BERAU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bergerak cepat mengamankan stabilitas harga dan ketersediaan pangan di wilayahnya.
Melalui sinergi lintas instansi, Pemkab Berau memastikan masyarakat tidak perlu khawatir akan lonjakan harga bahan pokok penting di pasar.
Langkah strategis ini mencakup penguatan fasilitas pasar, penyaluran bantuan pangan yang tepat sasaran, hingga optimalisasi stok beras demi menjaga ketahanan pangan daerah.
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Berau, Rusnan Hefni, menyatakan skema pengawasan di lapangan telah berjalan sesuai rencana.
Ia menegaskan, pemerintah telah menyiapkan infrastruktur pendukung yang memadai untuk kenyamanan masyarakat saat kegiatan penyaluran bantuan maupun operasi pasar.
“Kami sudah menyiapkan fasilitas mulai dari ruangan, tenda, hingga kesiagaan unit pemadam kebakaran dan ambulans untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Alhamdulillah, kegiatan berjalan kondusif dan teratur,” ujar Rusnan, Rabu (18/3/2026).
Terkait distribusi bantuan, Rusnan memastikan mekanismenya telah diatur ketat agar tepat sasaran, termasuk persyaratan administratif seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi penerima bantuan LPG.
Senada dengan Rusnan, Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, menjelaskan penyaluran bantuan pangan merupakan program rutin dari Badan Pangan Nasional yang dieksekusi oleh Bulog.
“Kami bekerja sama dengan masing-masing kelurahan dan aparat kampung karena datanya sudah tersedia secara by name by address dari Data Center (DTKS) Dinas Sosial,” ungkap Rakhmadi.
Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Berau, Lucky Ali Akbar, membawa kabar baik mengenai peningkatan cakupan bantuan pangan di Berau. Ia mengungkapkan adanya kenaikan signifikan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) tahun ini.
“Dari awalnya 5.000 PBP menjadi 12.000 PBP. Menjangkau seluruh 13 kecamatan di Kabupaten Berau. Ini membantu masyarakat, menekan angka inflasi, dan merangsang produktivitas petani lokal,” sebutnya.
“Kenaikan ini bukan berarti penduduk miskin bertambah, tetapi cakupannya yang diperluas oleh pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan,” sambungnya.
Selain beras, Bulog juga tengah mempersiapkan distribusi minyak goreng dalam waktu dekat secara serentak di berbagai kecamatan untuk menjaga stabilitas harga di pasar.
“Dengan stok yang melimpah dan distribusi yang merata, Pemkab Berau optimis dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan stimulus positif bagi rantai ekonomi dari produsen hingga konsumen,” tutupnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






