benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran uang palsu yang kerap meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri, khususnya pada aktivitas penukaran uang baru.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, Kamis (12/3/2026), mengimbau warga agar menukarkan uang hanya melalui lembaga resmi seperti Bank Indonesia maupun perbankan pemerintah dan swasta.
“Penukaran uang di bank resmi lebih terjamin keasliannya sehingga masyarakat dapat terhindar dari risiko menerima uang palsu,” ujarnya.
Menurut Hendri, menjelang Lebaran biasanya banyak bermunculan jasa penukaran uang di pinggir jalan. Meski menawarkan kemudahan, masyarakat diminta tetap berhati-hati karena tidak ada jaminan keaslian uang yang diterima.
Ia menjelaskan, dalam praktiknya tidak menutup kemungkinan terdapat lembaran uang palsu yang terselip di antara uang yang ditukarkan.
“Bisa saja dalam satu gepok uang terdapat lembaran yang tidak asli. Karena itu kami sarankan menukar uang di bank resmi yang jelas legalitasnya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Endah Agustina






