benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kantor Wilayah Kalimantan Timur memberikan remisi khusus Idulfitri 1447 Hijriah kepada ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Samarinda, Sabtu (21/3/2026) kemarin.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kaltim, Endang Lintang Hardiman, menyebutkan sebanyak 618 narapidana menerima pengurangan masa hukuman sebagai bentuk penghargaan atas perubahan perilaku selama menjalani pembinaan.
“Pemberian remisi ini merupakan wujud apresiasi negara kepada warga binaan. Prosesnya kini semakin transparan, meskipun di lapangan kami masih menghadapi tantangan dalam digitalisasi data pemasyarakatan,” ujarnya.
Dari total penerima, sebanyak 615 narapidana memperoleh Remisi Khusus I atau pengurangan sebagian masa pidana. Sementara tiga lainnya mendapatkan Remisi Khusus II, dengan rincian dua orang langsung bebas dan satu orang masih menjalani pidana subsider.
Endang menjelaskan, pihaknya terus mendorong penerapan Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana guna memastikan perkembangan perilaku warga binaan tercatat secara akurat dan terukur.
Namun, proses peralihan dari sistem manual ke digital masih terkendala keterbatasan infrastruktur jaringan di sejumlah wilayah. Meski demikian, ia memastikan pemenuhan hak warga binaan tetap menjadi prioritas utama.
“Optimalisasi layanan berbasis teknologi diharapkan mampu memangkas birokrasi konvensional, sehingga pemenuhan hak narapidana lebih efisien dan tepat sasaran,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto, mengingatkan warga binaan untuk memanfaatkan program pembinaan sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Ia menegaskan bahwa seluruh narapidana penerima remisi telah melalui proses verifikasi elektronik serta memenuhi ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, termasuk berkelakuan baik selama masa pembinaan.
Pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dilaksanakan secara khidmat di lapangan voli Lapas usai salat Idulfitri berjamaah. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, serta diakhiri dengan suasana haru saat petugas dan warga binaan saling bersalaman merayakan hari kemenangan. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






