benuakaltim.co.id, BERAU– Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tancap gas dalam menyusun strategi pembangunan masa depan.
Melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang), Pemkab kini tengah menggodok Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2027.
Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani, menegaskan penyusunan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan amanat langsung dari Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Langkah ini menjadi krusial karena tahun 2027 akan menjadi pilar penting dalam perjalanan panjang daerah.
Dalam Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar baru-baru ini, Endah mengungkapkan. RKPD 2027 merupakan penjabaran strategis dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Berau periode 2025-2029.
“RKPD 2027 memuat rancangan kerangka ekonomi, prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu satu tahun,” ujar Endah di hadapan Sekretaris Daerah (Sekda) dan para kepala dinas Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, dokumen ini disusun dengan menyelaraskan program pusat, mulai dari Rencana Kerja Pemerintah (RKP) nasional hingga program strategis di tingkat provinsi. Menurut Endah, tahun tersebut merupakan tahun ketiga dari pelaksanaan RPJMD 2025-2029.
Artinya, tahun ini menjadi masa krusial untuk mengevaluasi sekaligus mengakselerasi target-target besar yang telah ditetapkan pemerintah daerah. “Kedudukan RKPD 2027 sangat strategis sebagai instrumen pencapaian visi-misi daerah,” tambahnya.
Tak hanya bicara soal narasi besar, Endah juga memastikan aspek teknis berjalan transparan. Saat ini, seluruh perangkat daerah diwajibkan menyusun Rencana Kerja (Renja) yang bersinergi dengan RKPD melalui sistem digital.
“Seluruh perangkat daerah telah menginput rancangan awal Renja ke dalam sistem SIPD RI,” jelas Endah.
Proses panjang ini masih akan melewati beberapa tahapan lagi, kata dia mulai dari forum lintas perangkat daerah guna mendapatkan saran dan masukan, hingga nantinya ditetapkan menjadi dokumen final yang menjadi acuan pembangunan di Bumi Batiwakkal.
“Dengan perencanaan yang matang ini, masyarakat Berau diharapkan dapat melihat perubahan nyata, terutama pada sektor ekonomi dan layanan publik pada tahun 2027 mendatang,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina






