SAR Balikpapan Evakuasi Empat Korban Akibat Kapal Miring

Proses evakuasi oleh Tim SAR Balikpapan di KM Dharma Kartika IX saat akan sandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Selasa (27/1). Antara/ HO- SAR Balikpapan
Balikpapan – Tim Search Anf Rescue (SAR) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, berhasil mengevakuasi empat korban yang tertindih truk di atas kapal penumpang dan barang rute Parepare – Balikpapan, ketika KM Dharma Kartika IX akan sandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan.

“Pagi tadi ada laporan Kapal Dharma IX mengalami kemiringan saat sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Akibat kejadian tersebut, truk dalam kapal ikut miring, sehingga kami datang untuk evakuasi,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan Endrow Sasmita, di sela memimpin operasi evakuasi di Balikpapan, Selasa.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Dugaan Perusakan Portal Elektronik di Pasar Sanggam

Sedangkan empat orang korban yang dievakuasi terdiri atas tiga orang dewasa dan satu anak. Data korban yaitu satu orang laki-laki usia 52 tahun atas nama Idham Rapi, berdomisili di Kabupaten Berau, satu orang perempuan usia 64 tahun atas nama Nurma, berdomisili di Kabupaten Luwu.

Kemudian satu orang anak perempuan berusia 10 tahun, beralamat di Jalan Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, kemudian satu orang perempuan usia 43 tahun atas nama Rosnaini, berdomisili di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Prihatin, Puluhan Siswa SD Filial di Biatan Ilir Belajar di Bawah Kolong Rumah Warga

Selain korban manusia, kejadian ini juga mengakibatkan kerugian material berupa satu unit truk pengangkut beras dalam kondisi terbalik pada sisi kanan, satu unit kendaraan pikap L300 pengangkut telur yang tertimbun muatan beras serta tertimpa truk, dan satu unit kendaraan Triton yang turut tertimpa truk beras tersebut.

“Keempat korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR, dengan rincian tiga orang korban selamat dalam kondisi luka-luka dan satu orang korban meninggal dunia atas nama Idham Rapi (L/ 52),” katanya.

Baca Juga :  Terowongan Selili Belum Dibuka, DPRD Samarinda Sebut Masih Tunggu SLF

Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sedangkan satu korban anak yang berusia 10 tahun masih dalam pemantauan tenaga medis di RS Bhayangkara Balikpapan.

“Hingga pukul 13.00 Wita ini, operasi SAR masih berlangsung dengan fokus pada pemindahan barang dan reruntuhan kendaraan, guna memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di dalam Kapal KM Dharma Kartika IX,” kata Endrow.

Sumber : Antara

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *