Warga Temukan Mayat di Kamar Kontrakan Kecamatan Gunung Tabur, Diduga Meninggal Dunia Sepekan Lalu

PENEMUAN MAYAT: Warga di sekitar kawasan rumah kontrakan di Kabupaten Berau mendadak gempar setelah ditemukannya jasad seorang pria di Jalan Pangeran di Hulu RT 05 Gang Sepakat Kecamatan Gunung Tabur, Selasa (3/4/2026). (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU – Warga di sekitar kawasan rumah kontrakan di Kabupaten Berau mendadak gempar setelah ditemukannya jasad seorang pria berinisial WY di dalam kamar kontrakannya pada Jalan Pangeran di Hulu RT 05 Gang Sepakat Kecamatan Gunung Tabur, Selasa (3/4/2026).

Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan dan diperkirakan sudah meninggal dunia sejak hampir sepekan yang lalu.

Penemuan ini bermula dari kecurigaan pihak keluarga yang sudah kehilangan kontak dengan korban selama beberapa hari.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Moch Nur Alimi Zain, mengungkapkan, pihak keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan korban pada Rabu, 1 April 2026. Saat itu, korban sempat meminta bantuan adiknya untuk dibelikan obat asam urat.

Baca Juga :  Bandara Samarinda Makin Dipercaya Dengan 45 Ribu Penumpang

“Terakhir ketemu itu hari Rabu, 1 April. Korban sempat minta obat asam urat. Setelah itu, korban lost contact,” ujar Nur Alimi.

Kecurigaan semakin menguat setelah adik korban, yang kebetulan tinggal berdekatan, merasa janggal karena kakaknya tidak terlihat keluar rumah selama berhari-hari. Pihak keluarga kemudian melaporkan hal tersebut kepada petugas sekitar pukul 19.30 WITA.

Baca Juga :  Berkas Perkara Seksual Sesama Jenis Mulai Naik dari Kejaksaan ke Pengadilan

Saat petugas berhasil masuk ke dalam rumah yang berbentuk bangunan bangsalan tersebut, korban ditemukan dalam posisi telungkup di kamarnya. Kondisi jasad dilaporkan sudah mulai membusuk karena diperkirakan telah meninggal selama enam hari.

“Kondisi penemuan memang sudah (meninggal) sekitar 6 hari. Sudah berbelatung dan berair,” tambah Nur Alimi.

Terkait adanya dugaan kekerasan atau penggunaan obat-obatan terlarang, pihak berwenang belum bisa memberikan kesimpulan dini. Berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak menemukan adanya obat-obatan mencurigakan di sekitar jasad korban.

Baca Juga :  Berkas Perkara Seksual Sesama Jenis Mulai Naik dari Kejaksaan ke Pengadilan

“Sejauh ini tidak ditemukan obat-obatan (terlarang) di sekitar situ,” jelasnya.

Saat ini, jasad pria kelahiran 1984 tersebut telah dibawa ke rumah sakit setempat untuk menjalani proses visum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk adik korban yang pertama kali menaruh kecurigaan. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *