benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Terbitnya Surat Keputusan (SK) hibah tahun 2026 menjadi titik awal percepatan langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur dalam menyiapkan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov).
Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyebut pihaknya langsung mengagendakan rapat pimpinan sebagai langkah awal konsolidasi. Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung Selasa (31/3/2026) pukul 11.00 WITA dengan fokus utama pembentukan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC).
“Kami langsung bergerak cepat. Agenda terdekat adalah rapat untuk membentuk SC dan OC sebagai perangkat penting Musorprov,” ujarnya.
Keputusan ini diambil setelah SK hibah resmi ditandatangani Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, pada Senin (30/3/2026) sore. Informasi tersebut diterima KONI Kaltim melalui Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Muhammad Faisal.
“Alhamdulillah, SK hibah sudah diteken Pak Gubernur. Selanjutnya, kita akan melanjutkan dengan penandatanganan NPHD bersama Dispora Kaltim,” jelas Rusdiansyah.
Dengan kepastian anggaran yang telah dikunci, KONI Kaltim menegaskan akan menjalankan seluruh tahapan secara cepat namun tetap sesuai regulasi. Rapat koordinasi akan menjadi pintu masuk untuk memastikan seluruh proses berjalan tertib, mulai dari pembentukan kepanitiaan hingga pelaksanaan Musorprov.
“Kami akan bergerak maraton, tapi tetap terukur. Semua harus sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kaltim atas dukungan terhadap keberlangsungan pembinaan olahraga. Menurutnya, kepastian hibah menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas organisasi dan program pembinaan atlet.
“Terima kasih kepada pemerintah provinsi atas dukungannya. Ini menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pembinaan dan juga mempersiapkan pemilihan Ketua Umum KONI Kaltim periode 2026–2030,” tambahnya.
Sementara itu, jelang Musorprov, dinamika internal mulai menguat. Sejumlah nama disebut-sebut akan meramaikan bursa calon ketua umum, di antaranya Anderiy Syachrum, Rusman Ya’qub, serta Sirajuddin.
Terbentuknya SC dan OC, diharapkan seluruh tahapan Musorprov dapat berjalan transparan, akuntabel, serta menjadi momentum strategis dalam menentukan arah masa depan olahraga Kalimantan Timur. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






