benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, mengaku belum mengetahui secara rinci terkait alokasi anggaran renovasi rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur yang disebut mencapai Rp25 miliar.
Politikus yang akrab disapa Hamas itu mengatakan, informasi tersebut baru ia dengar dan belum sempat ditelusuri lebih jauh. “Saya belum ikut pembahasannya. Saya juga belum menanyakan lebih lanjut. Nanti akan saya cek dulu,” ujarnya belum lama ini.
Saat ditanya mengenai status pengesahan anggaran tersebut, Hamas menyebut jika program itu sudah berjalan, kemungkinan besar telah melalui proses pembahasan serta persetujuan antara eksekutif dan legislatif. “Oh iya, kalau sudah beres berarti sudah disahkan juga oleh DPRD,” katanya singkat.
Meski begitu, ia menegaskan belum memperoleh gambaran utuh terkait peruntukan anggaran tersebut, termasuk jenis pekerjaan yang akan dilakukan, apakah berupa pembangunan baru atau sekadar rehabilitasi fasilitas rumah jabatan. “Nanti coba kita tanyakan lagi. Itu pembangunan apa saja, apakah perbaikan atau pembangunan baru,” ucapnya.
Hamas juga mengaku belum menerima laporan resmi, baik secara pribadi maupun kelembagaan, terkait pembahasan anggaran tersebut. “Secara kelembagaan saya belum tahu juga, ya. Secara pribadi juga belum. Tapi nanti saya cek dulu supaya jelas,” tegasnya.
Isu ini mencuat setelah beredar informasi dari internal DPRD yang menyebut adanya anggota Badan Anggaran (Banggar) yang belum menerima dokumen APBD, termasuk rincian alokasi anggaran tersebut.
Menanggapi hal itu, Hamas memastikan akan segera melakukan koordinasi internal untuk mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut, sekaligus memastikan seluruh anggota mendapatkan akses dokumen resmi.
“Siapa itu? Salah satu anggota Banggar? Ya, makanya nanti kita kumpulkan saja, kita tanya kembali supaya jelas duduk persoalannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD memiliki mekanisme pengawasan untuk menelusuri setiap alokasi anggaran, termasuk memastikan transparansi dalam proses pembahasan.
“Karena ini juga baru jadi informasi terbaru buat saya. Memang ada desus-desus, tapi saya belum terlalu masuk ke sana. Nanti kita pastikan lagi,” tutupnya. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






