Dinas ESDM Kaltim Bantah Pembagian Takjil Dibiayai Perusahaan Tambang

Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto (tengah) didampingi Kabid Minerba Achmad Pranata (kiri) dan Ketua Forum PPM Kaltim Muslim Gunawan. ANTARA/Ahmad Rifandi.
Samarinda – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara tegas membantah isu yang menyebutkan bahwa kegiatan pembagian 1.000 paket paket per hari di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, sepenuhnya dibiayai oleh perusahaan tambang.

“Berita yang beredar di masyarakat bahwa seluruh kegiatan berbagi takjil ini dibiayai oleh perusahaan tambang adalah tidak benar,” kata Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto di Samarinda, Minggu.

Bambang menjelaskan bahwa pengelolaan maupun pembiayaan program berbagi takjil antara instansinya dengan Forum Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Minerba dilakukan secara mandiri dan sepenuhnya terpisah.

Baca Juga :  PJN Wilayah II Kaltim Pacu Kualitas Jalan Nasional, Target 90,53 Persen Tahun Ini

Ia mengatakan sinergi di antara kedua lembaga tersebut murni hanya sebatas penentuan waktu dan tempat pelaksanaan yang kebetulan bersamaan, akibat tingginya animo masyarakat sekitar.

“Tahun ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan pemerintah provinsi juga memiliki giliran masing-masing untuk menyediakan takjil demi menyebarkan kebaikan selama bulan puasa,” ujar Bambang.

Baca Juga :  BBPJN Kaltim Aktifkan Command Center, 114 CCTV Siap Pantau Arus Mudik Lebaran

Senada dengan hal tersebut Ketua Forum PPM Kaltim Muslim Gunawan menegaskan bahwa kehadiran mereka sekadar memenuhi undangan partisipasi sosial, bukan bertindak sebagai penyandang dana utama untuk agenda sebulan penuh.

Forum PPM Minerba secara khusus hanya menjadwalkan pembagian sebanyak 1.400 paket takjil pada satu hari pelaksanaan yakni pada Rabu (11/3) di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.

Muslim memastikan organisasinya sama sekali tidak membiayai operasional pembagian takjil pada hari-hari lain di lokasi tersebut di luar jadwal resmi yang telah mereka tetapkan.

Baca Juga :  Diskominfo Kaltim Minta Desa Abaikan Tagihan Internet Gratis dari Oknum Mengaku Provider

“Inisiatif pendanaan mandiri oleh forum ini merupakan wujud komitmen pada pilar sosial budaya guna menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” ucapnya.

Langkah pendistribusian hidangan berbuka puasa ini diharapkan pihaknya mampu memberikan manfaat langsung bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan keberkahan di bulan suci Ramadhan.

Sumber ; Antara

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *