benuakaltim.co.id, BERAU– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai Berau terus berbenah demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pasalnya, jumlah pasien yang mengidap penyakit jantung di daerah tersebut dilaporkan terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap harinya.
Direktur RSUD Abdul Rivai, Jusram., membeberkan antrean di poliklinik jantung saat ini selalu dipenuhi oleh pasien yang membutuhkan pemeriksaan awal atau diagnosis.
“Kami punya pasien jantung itu di poli saja setiap hari bisa mencapai 30 orang sehari. Itu antrean poli,” ungkap Jusram saat memberikan keterangan, Kamis (2/7/2026).
Meskipun saat ini RSUD Abdul Rivai telah memiliki 3 orang dokter spesialis jantung yang dinilai sangat mumpuni untuk rumah sakit kelas C, pihak rumah sakit mengaku masih memiliki keterbatasan dalam hal fasilitas penanganan intervensi.
Jusram menjelaskan untuk pemeriksaan awal, fasilitas yang dimiliki rumah sakit sebenarnya sudah mencukupi. Namun, untuk tindakan medis tingkat lanjut seperti pemasangan cincin jantung (PCI) atau angiografi, RSUD Abdul Rivai belum memiliki kemampuan mandiri.
Akibatnya, pasien yang membutuhkan penanganan intervensi tersebut harus dirujuk ke rumah sakit yang berada di Samarinda maupun Balikpapan.
“Tinggal penanganan secara intervensi, misalnya pemasangan cincin, itu belum kami punya kemampuan untuk itu. Kami masih menunggu bantuan dari Kemenkes tahun depan rencananya,” tutur Jusram.
Demi memutus rantai rujukan yang jauh, manajemen RSUD Abdul Rivai tidak tinggal diam. Jusram memaparkan tiga program prioritas yang saat ini sedang digenjot oleh pihak rumah sakit, yaitu peningkatan layanan cuci darah, kemoterapi, dan penanganan jantung.
Sebagai langkah konkret, RSUD Abdul Rivai bahkan telah memberangkatkan salah satu dokter spesialis jantung mereka untuk menempuh pendidikan lanjutan di China.
“Untuk menunjang itu, salah satu dari dokter jantung kami sudah kami berangkatkan sekolah di China. Mudah-mudahan tahun depan sudah kembali,” pungkas Jusram optimis.
Dengan kembalinya dokter tersebut serta rencana realisasi bantuan fasilitas medis dari Kementerian Kesehatan pada tahun depan, RSUD Abdul Rivai diharapkan dapat segera melayani tindakan pemasangan cincin jantung secara mandiri bagi warga Berau dan sekitarnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






