Disbudpar Berau Targetkan Festival Bekudung Betiung Masuk Karisma Event Nusantara 2027

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU– Kabupaten Berau selama ini dikenal sebagai salah satu poros utama pariwisata di Kalimantan Timur (Kaltim).

Namun, siapa sangka di balik pesonanya yang mendunia, belum ada satu pun event wisata dari daerah ini yang berhasil menembus kalender nasional Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Hal ini diakui langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa. Ia mengungkapkan kenyataan ini menjadi bahan evaluasi serius bagi jajarannya untuk segera berbenah.

“Sebelum acara ini dimulai, kami sudah membahas masalah KEN. Saya kan tanya, loh Berau belum pernah sama sekali ada satu event pun yang masuk KEN? Sementara Berau ini kan boleh dibilang unggulanlah wisatanya di Kaltin,” ujar Yudha saat ditemui baru-baru ini, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga :  Aksi AMAN Kaltim Tolak Penghentian MBG, Minta Dugaan Korupsi Diusut Tuntas

Berkaca dari kondisi tersebut, Yudha langsung bergerak cepat memeriksa potensi festival lokal yang layak diusulkan. Salah satu yang kini menjadi bidikan utama untuk didaftarkan ke KEN adalah festival Bekudung Betiung.

“Berangkat dari situ, lalu saya cek juga Bekudung Betiung. Akhirnya kita rapat hari itu walaupun singkat, kita cari persyaratan ketentuannya. Oh, ini saya pikir bisa ini kita daftarkan,” lanjutnya optimis.

Langkah ini diambil mengingat pendaftaran KEN untuk agenda tahun depan akan segera dibuka dalam waktu dekat.

“Proses pendaftaran KEN akan resmi dibuka mulai Agustus hingga September tahun ini,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Berau Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis AI, Sisa Olahan Jadi Pengganti Batubara

Yudha menegaskan meloloskan sebuah festival ke tingkat nasional bukanlah perkara mudah. Pihaknya tidak ingin hanya sekadar menyetor nama event, melainkan harus mempersiapkan data dan dokumentasi yang benar-benar matang.

Usai agenda ini, Disbudpar Berau dijadwalkan langsung menggelar rapat evaluasi bersama untuk membedah seluruh kriteria yang diminta oleh pusat.

“Untuk mendaftar KEN itu tidak hanya sebatas mendaftar aja, tapi banyak betul data-data yang harus dimasukkan dan diisi. Nah, kuncinya di dokumentasi mereka, semua aspek yang menjadi kriteria KEN. Pertanyaan-pertanyaan itu harus dijawab semua,” jelas Yudha.

Perjalanan menuju kalender KEN masih harus melewati beberapa tahapan administrasi dan kurasi yang ketat:
• Tahap 1: Pengisian dokumen administrasi dan pemenuhan kriteria dasar (Agustus–September).
• Tahap 2: Pengajuan dukungan dan rekomendasi ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
• Tahap 3: Proses kurasi internal oleh pihak provinsi bersama dengan usulan dari kabupaten/kota lainnya.
• Tahap 4: Seleksi final oleh tim kurator Kemenparekraf RI.

Baca Juga :  Permudah Konektivitas ke Pulau Wisata, Penerbangan Langsung Surabaya-Berau Kembali Dibuka per 2 Juli

Jika seluruh proses berjalan lancar, hasil penilaian akhir akan diumumkan pada bulan Desember mendatang untuk memastikan apakah perwakilan Berau berhasil masuk dalam kalender pariwisata nasional tahun 2027 atau tidak.

“Jadi cukup panjang juga ini tahapannya karena bersaing dengan seluruh Indonesia,” pungkas Yudha. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha