Pemadaman Listrik di Berau Akibat Pemeliharaan PLTGU, PLN Pastikan Segera Normal

Manager PT PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Berau tengah melakukan berbagai upaya cepat demi menormalisasi pasokan listrik di wilayahnya. Pemadaman yang terjadi belakangan ini dipicu oleh adanya pemeliharaan rutin pada unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di jalur Mahakam.

Manager PT PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, menjelaskan proses perbaikan saat ini sedang dikebut agar kendala kelistrikan dapat segera teratasi.

Baca Juga :  Berau Siapkan Pengelolaan Sampah Jadi Energi Baru Terbarukan Berbasis Teknologi AI

“Di jalur Mahakam memang ada PLTGU yang sedang dilakukan pemeliharaan. Sekarang sedang diproses percepatan perbaikan, mudah-mudahan segera normal,” ujar Rizki saat memberikan keterangan Kamis (2/7/2026).

Rizki menegaskan, seluruh jajaran PLN di daerah terus bekerja keras untuk memastikan unit pembangkit yang dalam kondisi sehat tetap beroperasi secara optimal. Terkait potensi manajemen beban atau pemadaman bergilir di tingkat kampung maupun kelurahan, pihak PLN akan terus menyesuaikan situasi di lapangan dengan prioritas meminimalkan durasi pemadaman.

Baca Juga :  Permudah Konektivitas ke Pulau Wisata, Penerbangan Langsung Surabaya-Berau Kembali Dibuka per 2 Juli

“PLN berupaya agar pemadaman tidak lama dan tidak masif. Mudah-mudahan segera normal kembali,” tambahnya.

Meski ada pemeliharaan di jalur utama, Rizki membawa kabar baik untuk wilayah pariwisata kepulauan dan kawasan perbatasan. Wilayah-wilayah terluar seperti Pulau Maratua dan Derawan dipastikan tidak terdampak oleh gangguan ini karena memiliki sistem pembangkit mandiri yang terisolasi (isolated).

“Untuk Maratua dan Derawan yang isolated, alhamdulillah aman. Di sana kan masih ada mesin sendiri dan itu sudah masih tercukupi, jadi tidak ada kendala. Begitu juga untuk rekan-rekan yang berada di perbatasan seperti Kelay, semuanya terpantau aman,” pungkas Rizki.

Baca Juga :  STIPER Berau Bergabung dengan Universitas Muhammadiyah Berau Mulai 30 Juni 2026

PLN UP3 Berau pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pemeliharaan pembangkit ini berlangsung. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha