benuakaltim.co.id, BERAU — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau membuat terobosan baru demi mendongkrak kualitas pelayanan publik. Tak tanggung-tanggung, instansi ini langsung memborong perangkat teknologi internet satelit Starlink agar warga tidak lagi mengeluhkan jaringan lelet saat mengurus administrasi kependudukan.
Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, mengungkapkan bahwa total ada tiga unit Starlink yang dihadirkan untuk memperlancar proses aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) serta berbagai layanan masyarakat lainnya.
“Jadi ditempatkan di sini, starling-nya alhamdulillah kemarin sudah bertahap, sudah datang, sama sub baterainya,” ujar David Pamuji saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).
David menjelaskan, seluruh fasilitas mulai dari sewa hingga biaya langganan perangkat internet canggih tersebut sudah sepenuhnya ditanggung oleh pihak Disdukcapil. Masyarakat pun bisa memanfaatkannya secara cuma-cuma.
Dari tiga unit Starlink yang dimiliki, dua perangkat di antaranya bersumber dari pusat, sementara satu unit lainnya merupakan pengadaan mandiri. Seluruh perangkat tersebut kini siaga ditempatkan di lantai satu kantor Disdukcapil Berau.
“Jadi ada tiga yang membantu masyarakat yang namanya pakai HP ke sini karena untuk pakai sinyalnya di rumah kan, nah itu bisa membantu mereka menggunakan tiga Starlink ini untuk layanan,” imbuhnya.
Dari total tiga unit yang tersedia, Disdukcapil Berau membagi peruntukannya secara strategis. Sebanyak dua unit difokuskan untuk melayani masyarakat secara langsung di kantor, sementara satu unit lainnya dialokasikan untuk perangkat operasional pegawai, termasuk bagi mereka yang menggunakan laptop dalam mengaktivasi IKD.
Tidak berhenti sampai di situ, David juga membocorkan rencana pengembangan ke depan. Apabila Disdukcapil nantinya kembali membuka program layanan jemput bola, pihaknya siap memboyong perangkat Starlink versi mobile untuk diterjunkan langsung ke lapangan.
“Bilamana nanti kami melakukan layanan jemput bola, kami akan gunakan satu untuk mobile karena dua jenisnya itu ada yang statis, ada yang mobile,” pungkas David. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






