Dorong UMKM Naik Kelas, Diskoperindag Berau Pastikan Pengurusan NIB Bebas Biaya

Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Berau, Hasnawati. (FOTO: GEORGIE/BENUAKALTIM)

benuakaltim.co.id, BERAU — Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau memastikan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pelaku UMKM sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. Bahkan, izin usaha tersebut bisa terbit di hari yang sama.

Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Berau, Hasnawati, mengungkapkan para pelaku usaha hanya perlu mendatangi kantor dinas dengan membawa dokumen persyaratan dasar.

Baca Juga :  Terkendala Jaringan Pipa dan Pengolahan, Embung Maratua Belum Salurkan Air ke Masyarakat

“Terkait NIB silakan boleh datang ke Dinas Koperindag, InsyaAllah itu pasti gratis. Bapak tinggal membawa KTP, email yang aktif, nomor HP, NPWP, serta nama usaha dan lokasinya. InsyaAllah bisa selesai hari ini juga,” tegas Hasnawati, Rabu (14/10/2026).

Tak hanya NIB, Hasnawati menjelaskan Diskoperindag Berau juga memfasilitasi legalitas UMKM lainnya seperti Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) hingga sertifikasi halal. Langkah ini dilakukan untuk mendorong UMKM lokal agar cepat naik kelas.

Baca Juga :  Disbudpar Berau Beberkan Terbatasnya Fasilitas di Pulau Wisata

“Kriteria UMKM naik kelas itu apabila jumlah tenaga kerjanya bertambah, legalitasnya lengkap, omzetnya meningkat, dan pemasarannya makin luas,” terangnya.

Namun, Hasnawati juga mengeluhkan kendala lain yang menghambat proses digitalisasi UMKM, terutama masalah koneksi internet di wilayah perkampungan dan kecamatan. Menurutnya, sinyal internet yang tersendat-sendat bisa mengganggu daya saing dan efisiensi operasional UMKM saat memasarkan produk secara daring.

Baca Juga :  Kapal Wisata Tak Berizin Buang Jangkar Perairan di Maratua, Terumbu Karang Terancam

“Secara kuantitatif pertumbuhan UMKM kita sangat menggembirakan, tapi secara kualitatif perlu kita genjot lagi. Kalau sinyal internetnya tersendat-sendat, produk kita bisa kalah bersaing dengan produk luar yang masuk ke Berau,” pungkas Hasnawati. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha