Disnakertrans Berau Fokuskan Job Fair 2026 pada Sektor Perkebunan dan UMKM

Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tengah menyiapkan terobosan baru dalam pelaksanaan Bursa Kerja (Job Fair) yang dijadwalkan meluncur pada Juli 2026 ini.

Pemerintah daerah (Pemda) secara khusus membidik sektor perkebunan serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendominasi kuota lowongan kerja yang tersedia bagi masyarakat. Langkah strategis tersebut sengaja ditempuh oleh Pemda Berau guna memperluas diversifikasi lapangan kerja di wilayahnya.

Baca Juga :  Tanggapi Keluhan Vendor Lokal, UKPBJ Berau Tegaskan Pengadaan Barang dan Jasa Terbuka Transparan

Selain itu, upaya ini menjadi komitmen nyata pemerintah untuk mulai mengurangi ketergantungan daerah pada sektor pertambangan batu bara yang selama ini menjadi komoditas utama.

Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani, menjelaskan pihaknya saat ini telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai perusahaan tambang dan pelaku usaha lokal terkait persiapan matang pelaksanaan job fair tersebut.

“Khusus sektor perkebunan, kami sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan karena peluang kerjanya cukup banyak,” ungkap Anang saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga :  Gandeng 135 Tenant, Persiapan Berau Expo 2026 Sudah 80 Persen

Menurut Anang, integrasi antara UMKM dan perusahaan kelapa sawit dalam job fair kali ini merupakan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Berau. Pasalnya, melalui kebijakan baru ini, para pelaku usaha lokal kini diberikan panggung yang setara dengan korporasi besar untuk menjaring tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap pakai.

Meski tanggal pasti pelaksanaan di bulan Juli ini belum diketuk secara resmi, Disnakertrans memastikan bergerak cepat dengan menggelar pertemuan berkala bersama perwakilan manajemen perusahaan dan asosiasi usaha.

Baca Juga :  Hindari Beban Fiskal Ganda, Ketua DPRD Berau Sarankan RS Tanjung Redeb Dikelola Pemprov Kaltim

Lebih dari itu, proses pendataan lowongan kerja juga masih terus dikebut oleh pihak panitia demi memastikan jumlah partisipasi peserta, baik dari pencari kerja maupun penyedia kerja, mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Harapan kami, jumlah peserta dari kalangan perusahaan tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu,” tandas Anang. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha