Wamen PKP Fahri Hamzah Dijadwalkan Kunjungi Berau, Tinjau Rumah Tidak Layak Huni

Kepala Dinas Perkim Berau, Mulyadi. (ISTIMEWA)

benuakaltim.co.id, BERAU — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersiap melakukan lawatan kerja penting ke Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kedatangan Wakil Menteri (Wamen) PKP Fahri Hamzah ini diagendakan untuk melihat secara langsung kondisi riil perumahan warga serta memantau program peningkatan infrastruktur jalan di kawasan permukiman.

Kepala Dinas Perkim Berau, Mulyadi, mengungkapkan rencana kunjungan tersebut disampaikan langsung oleh Wamen PKP RI Fahri Hamzah saat pertemuan dan audiensi khusus beberapa waktu lalu bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Dalam kesempatan itu, pihak Dinas Perkim telah memaparkan berbagai persoalan krusial di Berau, khususnya terkait penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).

Baca Juga :  Residivis di Berau Ditangkap Selang Beberapa Jam Usai Curi Motor

“Waktu audiensi itu, Pak Wakil Menteri PKP sendiri langsung menyampaikan bahwa setelah kami menyampaikan permasalahan khususnya rumah tidak layak huni ini, Pak Wakil Menteri waktu itu menyampaikan dengan Ibu Bupati bahwa beliau dalam waktu dekat akan berkunjung ke Berau,” ujar Mulyadi saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

Menurut Mulyadi, selain mengagendakan peninjauan umum, Wamen PKP juga ingin memastikan efektivitas penanganan rumah tidak layak huni, baik sebelum maupun sesudah rumah-rumah tersebut tersentuh program bantuan perbaikan.

Oleh karena itu, tim teknis dari kementerian telah menginstruksikan Dinas Perkim untuk menyiapkan data dan lokasi sasaran dengan matang.

Baca Juga :  Total 9 Tersangka Kasus Karhutla Berhasil Diungkap Polres Berau

“Makanya kami dari tim teknis kementerian disuruh menyiapkan paling tidak, kalau beliau tidak sempat ke lokasi, kita menyiapkan rumah tidak layak huni sebelum dan sesudah dibedah rumahnya setelah mendapatkan bantuan itu,” terangnya.

Selain persoalan rumah warga, Wamen PKP Fahri Hamzah juga dijadwalkan meninjau Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) permukiman, terutama akses jalan lingkungan yang mendesak untuk ditingkatkan.

“Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 70 Tahun 2026, tercatat ada empat kecamatan di Berau yang masuk dalam kategori zona kumuh perkotaan, yakni Kecamatan Tanjung Sayan, Tanyu Redeb, Sambaliung, dan Teluk Bayur,” bebernya.

Dari empat wilayah tersebut, kata dia kawasan Tanjung Redeb diproyeksikan menjadi titik prioritas peninjauan apabila durasi kunjungan menteri tergolong singkat.

Baca Juga :  Bahas Peredaran Miras Ilegal, DPRD Berau Minta Jalur Masuk dan Distribusi Ditutup Total

“Kalau umpamanya Pak Wakil Menteri itu waktunya sangat singkat, mungkin kita paling tidak menyempatkan beliau untuk melihat yang zona kumuh untuk di Kecamatan Tanyu Redeb ini,” jelas Mulyadi.

Terkait kepastian tanggal kunjungan, Mulyadi menyebutkan bahwa pihak kementerian belum merinci tanggal pasti pelaksanaannya, namun dipastikan akan berlangsung dalam waktu dekat sembari menyesuaikan agenda resmi menteri.

“Beliau tidak menyebutkan tanggal pastinya cuma mengatakan dalam waktu dekat. Ya mungkin beliau sambil menyesuaikan dengan jadwalnya kali ya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha