Rute Samarinda–Jakarta Dominasi Arus Mudik di Bandara APT Pranoto

PENERBANGAN: Suasana di Bandara APT Pranoto yang didominasi rute Samarinda-Jakarta. (FOTO: Aditya Setiawan/Benua Kaltim)

benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Lonjakan penumpang mulai terlihat di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Dari sejumlah rute yang tersedia, penerbangan Samarinda–Jakarta tercatat sebagai yang paling padat.

Kepala Bandara APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan, mengungkapkan peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat sejak H-6 Lebaran. Tercatat sebanyak 1.417 penumpang berangkat pada periode tersebut, meningkat sekitar 38 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 1.029 penumpang.

Baca Juga :  Sejumlah Proyek di Samarinda Belum Bisa Difungsikan, Pemkot Tunggu Izin Pusat

“Kalau dilihat di lapangan memang penuh semua rute, tetapi yang paling banyak itu Samarinda–Jakarta,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Rute Samarinda–Jakarta saat ini dilayani oleh tiga maskapai dengan total empat penerbangan setiap hari, masing-masing oleh Citilink, Garuda Indonesia, dan Batik Air yang melayani dua jadwal penerbangan.

Selain itu, rute Samarinda–Surabaya juga menunjukkan tingkat keterisian yang tinggi dengan tiga penerbangan per hari yang dioperasikan oleh Super Air Jet dan Citilink. Sementara rute lainnya seperti Samarinda–Yogyakarta tersedia empat kali dalam sepekan.

Baca Juga :  Disdamkar Samarinda Imbau Warga Cek Peralatan Rumah Sebelum Mudik Lebaran

Bandara APT Pranoto juga melayani penerbangan ke daerah lain seperti Berau dan Banjarmasin menggunakan pesawat jenis ATR, yang turut mendukung mobilitas penumpang di wilayah Kalimantan.

Selama tiga hari operasional Posko Angkutan Lebaran, total pergerakan penumpang, baik yang datang maupun berangkat, diperkirakan telah mencapai sekitar 7.000 orang. Meski terjadi peningkatan signifikan, hingga kini belum ada penambahan jadwal penerbangan tambahan “Untuk saat ini belum ada extra flight,” katanya.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMK di Samarinda Dilaporkan ke Polisi

Pihak bandara memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret. Namun demikian, pola perjalanan tahun ini dinilai lebih dinamis seiring adanya kebijakan work from anywhere serta fleksibilitas cuti yang membuat pergerakan penumpang tidak terpusat pada satu waktu tertentu.

“Dan sampai saat ini selama posko dibuka belum ada kejadian pesawat yang dialihkan karena cuaca,” tutupnya. (*)

Reporter: Aditya Setiawan

Editor: Ramli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *