benuakaltim.co.id, BERAU — Suasana panas menyelimuti kawasan Teluk Bayur setelah tim gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RT dan tokoh masyarakat turun tangan menggelar razia dan peninjauan langsung.
Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya aktivitas judi sabung ayam yang sempat viral di media sosial beberapa hari lalu.
Camat Teluk Bayur, Edi Baskoro, menegaskan pihaknya tidak main-main dalam memberantas praktik perjudian yang meresahkan warga ini. Dalam keterangannya di lokasi reruntuhan bangunan, Edi menyebutkan razia gabungan telah dilakukan secara maraton sejak Senin (28/9/2026) hingga puncaknya pada Rabu (30/9/2026).
“Hari ini kami memastikan bahwa kegiatan perjudian sabung ayam itu tidak terjadi lagi, utamanya di lokasi yang sempat viral di media sosial. Luas lahan sekitar hampir 1 hektar bangunan ini sudah hampir rata dan tidak mungkin bisa digunakan lagi untuk kegiatan sabung ayam,” ujar Edi Baskoro, Rabu (30/9/2026).
Meski sempat berencana mendatangkan alat berat untuk merobohkan sisa bangunan, Edi mengungkapkan sebagian besar material di lokasi telah hangus terbakar atau diamankan oleh pihak-pihak tertentu.
Kendati demikian, ia memastikan fungsi lahan tersebut kini sudah lumpuh total untuk aktivitas ilegal. Pemerintah kecamatan bersama jajaran kepolisian dan TNI berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan.
Edi juga mengimbau kepada masyarakat sekitar, khususnya warga yang tinggal di perbatasan RT 12 Kelurahan Rinding, agar segera melapor jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan atau kerumunan tidak wajar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, terutama yang nantinya berpindah lokasi, agar hal serupa tidak terjadi lagi di wilayah Teluk Bayur yang membawahi empat kampung dan dua kelurahan ini. Ini adalah proyek kegiatan terbesar kami dalam rangka menertibkan keresahan masyarakat,” bebernya.
Pihak kecamatan memastikan sinergi lintas sektoral bersama Polsek, Danramil, hingga jajaran Polres dan Polda akan terus diperkuat demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat Teluk Bayur ke depannya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






