benuakaltim.co.id, BERAU — Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim, Ketua KONI Berau, Taupan Madjid, membeberkan sejumlah fakta menarik terkait kontingen daerahnya.
Mulai dari rasionalisasi jumlah cabor hingga perjuangan atlet demi mendulang prestasi, semuanya diulas secara blak-blakan.
Taupan menyebutkan total cabor yang dipertandingkan di ajang Porprov mendatang berjumlah 64 cabor. Meski pihak PB Porprov hanya melaksanakan 59 cabor, ada 6 cabor mandiri yang pendanaannya dibebankan sepenuhnya kepada pengurus kabupaten kota (Pengkab).
“Dari 64 cabor tersebut, Berau kemarin pada saat verifikasi mengikuti 52 cabor. Dari jumlah itu, yang lolos zona medali hanya 47 cabor,” ujar Taupan Selasa (6/10/2026).
Awalnya, KONI Berau sempat merencanakan untuk memberangkatkan sekitar 1.000 orang kontingen. Namun, setelah berkoordinasi dengan Dispora serta mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang terbatas, pihak KONI sepakat untuk lebih mengedepankan prinsip efisiensi.
Sebagai perbandingan, kabupaten kota lain seperti Kutai Timur mengirimkan sekitar 1.400 orang, Samarinda 1.400 orang, Balikpapan sekitar 1.000 orang, hingga PPU yang juga mengirimkan sekitar 1.000 orang rata-rata.
“Kita sepakat kemarin zona medali yang diberangkatkan. Jadi ada sekitar 301 medali yang diraih, yang terdiri dari perak maupun perunggu,” tambahnya.
Meski dilakukan penyesuaian demi efisiensi, KONI Berau tetap menaruh harapan besar pada sejumlah cabor unggulan yang dinilai memiliki potensi mendulang emas, seperti atletik, layar, hingga cabor bela diri.
Taupan juga mengapresiasi semangat juang para atlet yang tetap berlatih keras meskipun dengan keterbatasan fasilitas dan dukungan nutrisi.
Ia berharap ke depannya ada perhatian lebih serta motivasi tambahan berupa insentif bagi para atlet yang berprestasi mengharumkan nama daerah. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






