benuakaltim.co.id, BERAU – Sebuah bangunan tertata rapi yang disinyalir kuat menjadi sarang perjudian sabung ayam di Jalan Prapatan, Kelurahan Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, akhirnya diratakan petugas, Selasa (13/10/2026).
Penindakan tegas yang berlangsung sekitar pukul 09.50 WITA ini berawal dari keresahan warga setempat. Langkah drastis ini menguak tabir di balik keberadaan arena ‘siluman’ yang berdiri di lahan sengketa tanpa sepengetahuan pemilik resminya.
Pantauan benuakaltim.co.id, tim gabungan yang diturunkan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Satpol PP, kepolisian, lurah, pengurus RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), hingga tokoh masyarakat setempat.
Diketahui petugas menaruh kecurigaan besar lantaran arena tersebut dibangun sangat rapi. Disinyalir arena ini sudah beroperasi cukup lama. Bahkan, sebulan sebelum pembongkaran, ukuran arena diketahui jauh lebih besar dan luas dibandingkan sisa bangunan yang diratakan hari ini.
Camat Tanjung Redeb, Ahmad Juhri, mengungkapkan arena judi tersebut berdiri di atas lahan milik warga yang sedang dalam proses pelepasan dengan PT KDC. Pemilik tanah dipastikan sama sekali tidak tahu-menahu lokasinya disalahgunakan.
“Setelah kami telusuri, ini tidak ada kaitan dengan pemilik lahan. Mereka buat sendiri. Sudah kami coba hubungi, kami mintai keterangan, rupanya mereka tidak tahu. Memang oknum-oknum masyarakat yang melakukan,” ujar Ahmad Juhri, Selasa (13/10/2026).
Pembongkaran manual hari ini ternyata belum membuat pihak kecamatan puas. Demi memastikan aktivitas haram tersebut tak kembali beroperasi, pihak kecamatan berencana menurunkan alat berat.
Pihak Pemerintah Kecamatan Tanjung Redeb kini tengah berkoordinasi dengan PT KDC untuk meminjam unit excavator guna meratakan total area tersebut.
“Kami juga minta bantuan ke pihak PT KDC untuk menggusur ini dengan excavator agar tidak memungkinkan kembali. Tetap diawasi oleh lurah. Misal terjadi lagi, kita tindak lagi,” tegas Ahmad Juhri.
Saat ini, pengawasan ketat bersama pihak kelurahan terus dilakukan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya arena sabung ayam balasan di kemudian hari. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina






