Gara-gara Warisan Tanah, Penggugat Diduga Pakai 4 Dukun

Yulianto didampingi Kuasa Hukum atau Pengacarannya Yakni Syahrudin. (FOTO: GEORGIE/BENUANTA)

benuakaltim.co.id, BERAU – Kasus suap oknum Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb untuk mempermudah urusan sengketa warisan tanah diduga ada campur tangan hal mistis yakni 4 dukun.

Hal itu diungkapkan oleh Yulianto selaku pelapor dalam perkara turut tergugat 1 nomor 18 yang merupakan salah satu ahli waris kepada awak media yang bersama kuasa hukumnya yakni Syahrudin pada hari Senin (13/1/2025) kemarin.

Baca Juga :  Tak Kuasa Menahan Nafsu Birahi, Seorang Ayah di Berau Nekat Cabuli Anak Tirinya

“Kemungkinan dari pihak lawan si penggugat ini, mungkin sudah kehabisan akal, sudah buntu karena dari saksi yang kita dengar itu sudah banyak utangnya,” ucapnya Selasa (14/1/2025).

“Jadi sudah banyak utangnya maka salah satu cara untuk menghalalkan cara mungkin bermain dukun-dukun itu,” sambungnya.

Yulianto juga sangat menyanyangkan masalah ini berjalan sampai sejauh ini. Sebab sebelumnya ini persoalan tersebut bisa selesai dengan cara kekeluargaan.

Baca Juga :  Satpol PP Samarinda Sita 201 Botol Miras Ilegal, Penjual Masih Bandel Meski Kerap Ditindak

“Tujuan mereka pakai 4 dukun ini tujuannya ingin menghilangkan nyawa saya. Dukun ini ada di daerah Bangun, Sembakungan dan Malinau. Tapi saksi fakta ini tidak mau,” ungkapnya.

Diketahui dari saksi fakta penggugat membawa fotonya empat kali enam dan adek kandungnya berwarna ke dukun.
“Alhamdulilah tidak ada rasa dampak kena dukun. Sebab saya percaya kepada Tuhan kebenaran itu akan muncul,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Periksa Dua Terduga Penyelenggara Samarinda Half Marathon

Kendati demikian pihaknya mengimbau kepada penggugat agar mengikuti saja proses hukum berlaku tanpa harus melakukan tindakan mistis yang dapat merugikan oranglain.

“Ikuti saja proses hukum yang berlaku dan ikuti proses tes DNA apa bila penggugat tidak punya uang, kami dari selaku ahli waris tergugat kami siap biayai,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie
Editor: Yogi Wibawa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha