benuakaltim.co.id, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda langsung menghadapi lawan berat pada laga pembuka ASEAN Shopee Cup 2026/2027. Pesut Etam membawa 23 pemain ke Thailand untuk menantang Buriram United di Buriram Stadium, Rabu (7/10/2026) pukul 00.00 Wita.
Pertandingan ini menjadi ujian awal Borneo FC di Grup A. Pasalnya, Buriram United datang dengan status juara bertahan kompetisi antarklub Asia Tenggara tersebut.
Selain kedua tim, Grup A juga dihuni Ratchaburi FC, Ho Chi Minh City Police FC, Kuching City FC, Tampines Rovers FC dan Manila Digger FC.
Asisten Manajer Borneo FC Samarinda, Farid, mengakui perjalanan menuju Buriram cukup panjang. Tim harus lebih dulu bermalam di Bangkok sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi pertandingan.
“Ya perjalanan kita cukup panjang, ada satu malam kita harus bertahan terlebih dahulu di Bangkok sebelum melanjutkan perjalanan ke Buriram,” ujar Farid.
Perjalanan tersebut menjadi salah satu bagian yang harus diperhitungkan tim sebelum pertandingan. Terlebih, Borneo FC menghadapi jadwal kompetisi yang cukup padat.
Tantangan Pesut Etam semakin berat karena Buriram memiliki pengalaman kuat di kompetisi tersebut.
Buriram baru saja mempertahankan gelar ASEAN Club Championship Shopee Cup 2025/2026 setelah mengalahkan Selangor FC pada partai final Mei lalu.
Borneo FC juga memiliki pengalaman kurang baik saat berhadapan dengan klub Thailand tersebut. Pada edisi sebelumnya, kedua tim bertemu di fase grup dan Buriram berhasil menang telak 4-0 pada Januari 2025.
Namun, hasil pertemuan sebelumnya tidak menjadi satu-satunya perhatian Borneo FC. Kondisi fisik pemain juga menjadi faktor penting menghadapi pertandingan dengan perjalanan panjang dan jadwal padat.
Farid menilai para pemain memiliki pengalaman untuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur waktu pemulihan sebelum turun ke lapangan.
“Mereka semua pemain profesional, tahu gimana menempatkan kondisi tubuhnya di tengah padatnya jadwal dan memberikan kemampuan terbaiknya di pertandingan nanti,” jelasnya.
Laga kontra Buriram menjadi langkah pertama Borneo FC untuk mengawali perjuangan di Grup A.
Setelah pertandingan pembuka tersebut, Pesut Etam dijadwalkan menghadapi Manila Digger pada 18 November 2026 sebelum melanjutkan pertandingan berikutnya di fase grup.
Farid berharap dukungan masyarakat Indonesia, khususnya Pusamania, tetap mengalir kepada tim selama menjalani pertandingan di Thailand.
“Mohon doanya, kita berjuang atas nama Indonesia di Thailand,” pungkasnya. (*)
Reporter: Aditya Setiawan
Editor: Ramli






